0%
Rabu, 11 Juni 2025 15:17

TNI AD Siapkan Rekrutmen 24 Ribu Prajurit Tamtama, Dukung Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan

Editor : Alif
TNI AD Siapkan Rekrutmen 24 Ribu Prajurit Tamtama, Dukung Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan
ist

Rekrutmen besar ini, lanjutnya, merupakan bagian dari kebijakan pertahanan negara yang tercantum dalam Doktrin Pertahanan Negara Tahun 2023.

PORTALMEDIA.ID — TNI Angkatan Darat (AD) menyiapkan rekrutmen besar-besaran sebanyak 24 ribu prajurit tamtama pada tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari rencana strategis pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang akan tersebar di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen Wahyu Yudhayana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema rekrutmen yang terukur. Ia juga menyebut minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI AD terus menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.

“Pada rekrutmen Calon Tamtama TNI AD tahun 2025, jumlah pendaftar mencapai 107.365 orang, dengan jumlah yang telah tervalidasi sebanyak 38.835 orang,” jelas Wahyu, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga : DPR Ingatkan Wacana Pelibatan TNI Tangani Terorisme Tak Lemahkan Demokrasi

Menurut Wahyu, selama lima tahun terakhir, realisasi penerimaan prajurit TNI AD bahkan kerap melebihi target formasi yang ditetapkan. Pada 2023, misalnya, angka penerimaan mencapai 114,4 persen dari alokasi yang direncanakan.

Rekrutmen besar ini, lanjutnya, merupakan bagian dari kebijakan pertahanan negara yang tercantum dalam Doktrin Pertahanan Negara Tahun 2023. Doktrin tersebut menekankan pembangunan sistem pertahanan yang mandiri, tangguh, dan berbasis kewilayahan.

"Dalam kerangka itu, TNI AD tengah merancang struktur organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ancaman di tiap wilayah," ujarnya.

Baca Juga : Panglima TNI Dorong Pembinaan Atlet Lewat Batalyon Olahraga

Sebagai implementasi konkret, TNI AD akan membentuk Batalyon Teritorial Pembangunan di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Setiap batalyon akan berdiri di lahan seluas 30 hektare dan dilengkapi berbagai kompi sesuai kebutuhan masyarakat, seperti Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Medis, hingga Kompi Zeni.

Melalui model ini, Wahyu menegaskan bahwa prajurit TNI AD ke depan tak hanya berperan sebagai pasukan tempur, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Baca Juga : Menhan Dorong Standar Internasional Pendidikan Perwira TNI

“Dari rencana pengembangan organisasi tersebut, tentunya dibutuhkan banyak personel baru, khususnya prajurit Tamtama, melalui proses rekrutmen,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer