PORTALMEDIA.ID - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad akhirnya mengungkap isi pertemuannya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sempat ia unggah di akun Instagram pribadinya pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Dasco hadir bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, keduanya berasal dari Partai Gerindra.
Dasco menjelaskan bahwa kedatangan mereka membawa sejumlah pesan penting dari Presiden Prabowo Subianto, salah satunya terkait rencana pembangunan Museum Bung Karno.
Baca Juga : Megawati Resmi Tutup Rakernas I PDIP yang Hasilkan 21 Rekomendasi
“Kami datang menyampaikan pesan dari Presiden kepada Ibu Megawati, khususnya melalui Mensesneg, yang berkaitan dengan sejumlah hal teknis mengenai rencana Museum Bung Karno,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senin (4/8/2025).
Selain soal museum, Dasco menyebut dirinya dan Prasetyo juga menyampaikan ucapan selamat dari Presiden Prabowo atas Kongres IV PDIP di Bali, yang digelar tanpa mengundang pihak eksternal, termasuk ketua umum partai lain maupun Presiden.
“Karena PDIP tidak mengundang pihak luar, maka dalam kesempatan itu, Pak Prabowo menitipkan ucapan selamat atas kongres tersebut dan beberapa hal lain yang berkaitan dengan rencana pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu,” ungkapnya.
Baca Juga : Puan Tegaskan Peran PDIP sebagai Penyeimbang yang Berpihak pada Rakyat
Pertemuan yang dihadiri pula oleh dua anak Megawati, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, sempat menjadi perhatian publik karena waktunya berdekatan dengan kabar pemberian amnesti terhadap Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP yang baru divonis 3,5 tahun penjara dalam kasus suap Harun Masiku.
Namun, Dasco dengan tegas membantah bahwa amnesti menjadi pokok bahasan dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan amnesti sepenuhnya berada di tangan Presiden.
“Soal amnesti, itu adalah hak prerogatif Presiden yang pasti diputuskan dengan berbagai pertimbangan, termasuk aspirasi sebagian besar masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News