0%
Sabtu, 06 September 2025 10:42

Mensos Serahkan Langsung Bantuan untuk Korban Demo di Makassar, Masing-Masing Dapat Rp 15 Juta

Editor : Redaksi
Mensos Serahkan Langsung Bantuan untuk Korban Demo di Makassar, Masing-Masing Dapat Rp 15 Juta
ist

Penyerahan santunan dilakukan di rumah duka almarhum Rusdamdiansyah, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dikeroyok setelah disangka massa sebagai intel. Keluarga ahli waris menerima santunan masing-masing Rp 15 juta, sedangkan korban luka mendapatkan Rp 5 juta per orang.

PORTALMEDIA, MAKASSAR - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan santunan bagi ahli waris korban jiwa aksi demo ricuh di gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat (5/9/2025). Penyerahan santunan dilakukan tepat sepekan setelah demo berujung ricuh yang terjadi pada Jumat (29/8/2025).

 

Penyerahan santunan dilakukan di rumah duka almarhum Rusdamdiansyah, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dikeroyok setelah disangka massa sebagai intel. Keluarga ahli waris menerima santunan masing-masing Rp 15 juta, sedangkan korban luka mendapatkan Rp 5 juta per orang.

 
Selain Rusdamdiansyah, tiga korban meninggal lainnya adalah para aparatur sipil negara (ASN) DPRD Kota Makassar yakni Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah Syaiful Akbar, staf Humas DPRD Makassar, Muh Akbar Basri alias Abay serta staf anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji Idris, Sarina Wati.
 
Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah mengatakan bantuan ini merupakan salah satu bentuk  perhatian khusus Presiden Prabowo kepada korban demonstrasi, khususnya di Kota Makassar.

"Ini atensi luar biasa terhadap para korban. Ini menjadi bagian dari perhatian kita bersama, baik dari pemerintah maupun dari pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, dan kota," kata Gus Ipul pada awak media, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga : Pemulihan Gedung DPRD Makassar Dimulai

Selain santunan, Gus Ipul menerangkan Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan rehabilitasi sosial kepada korban luka, termasuk penguatan sosial dan pemberdayaan.

"Dalam perlindungan dan jaminan sosial ada berbagai program, termasuk advokasi hukum dan sosial. Jika keluarga memerlukan bantuan hukum, kami siap mendukung. Rehabilitasi medis dan sosial bagi korban luka juga akan dilakukan," jelasnya.

Kemensos mencatat hingga saat ini terdapat tujuh korban meninggal dunia dan sembilan korban luka berat akibat demo berakhir kericuhan, dengan kemungkinan bertambah seiring asesmen pemerintah yang masih berlangsung. Beberapa korban luka yang sudah pulang dari rumah sakit juga akan menerima santunan setelah data diverifikasi.

Baca Juga : Sosper Perda No.1 Tahun 2016, Andi Tenri Uji Minta Masyarakat Tak Cemari Lingkungan


"Mungkin ada tambahan karena semua didasarkan pada data yang bisa diuji. Selain korban jiwa, ada juga usaha milik masyarakat yang rusak dan itu akan kita bantu," tutup Gus Ipul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar