PORTALMEDIA.ID -- Kabar pamitnya anime legendaris Doraemon dari layar kaca televisi Indonesia belakangan ini menyita perhatian publik.
Setelah kurang lebih tiga dekade menemani keluarga Indonesia, sosok robot kucing dari masa depan itu kini tidak lagi menyapa penonton setianya di Minggu pagi.
Bagi sebagian orang, absennya Doraemon menjadi momen emosional. Serial ini dnilai bukan hanya sekadar kartun, tapi bagian dari masa kecil lintas generasi.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak stasiun TV, tanda-tanda absennya Doraemon di RCTI sudah terlihat sejak pekan terakhir Desember 2025.
Absennya Doraemon diduga berkaitan dengan pergeseran kebiasaan menonton masyarakat.
Anak-anak dan remaja kini lebih banyak menonton konten melalui platform digital atau Video on Demand (VOD) dibandingkan menunggu jadwal siaran televisi.
Selain itu, perubahan strategi program juga disebut menjadi salah satu faktor. Evaluasi terhadap rating serta biaya penayangan membuat stasiun TV semakin selektif dalam menentukan konten yang dianggap relevan dengan selera audiens saat ini.
Meski demikian, peluang Doraemon untuk hadir kembali belum sepenuhnya tertutup. Serial ini disebut berpotensi pindah ke saluran lain atau platform digital, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.
Sementara itu, penggemar Doraemon masih memiliki alasan untuk bernostalgia. Franchise Doraemon dijadwalkan akan merilis film ke-45 berjudul Doraemon the Movie: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil.
Film yang merupakan remake dari petualangan bawah laut klasik tahun 1983 tersebut rencananya akan tayang di Jepang pada 27 Februari 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News