0%
Jumat, 09 Januari 2026 19:29

Kalla Institute Gelar Konferensi Global, Dorong Integrasi Digitalisasi dengan ESG dan Keberlanjutan

Editor : Kimel
Kalla Institute Gelar Konferensi Global, Dorong Integrasi Digitalisasi dengan ESG dan Keberlanjutan
ist

ICTISB 2025 menghadirkan lima pembicara, termasuk akademisi dari Vietnam Nasional University, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, serta Regional Public Engagement Specialist U.S. Emabssy Jakarta.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR — Kalla Institute mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di panggung global melalui penyelenggaraan International Conference on Technology Innovation and Sustainable Business (ICTISB) 2025 secara daring pada Rabu (7/1/2026).

Mengusung temaTechnology Innovation and Sustainable Business: Merging Digitalization with Environmental Responsibility”, konferensi ini diikuti oleh 190 peserta yang terdiri dari akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi industri dari dalam dan luar negeri.

Rektor Kalla Institute, Syamril, menegaskan bahwa konferensi internasional ini menjadi ruang strategis untuk membangun jejaring dan kolaborasi global.

“Konferensi ini diharapkan dapat melahirkan ide baru, kolaborasi baru, dan ilmu baru bagi dosen, mahasiswa, serta praktisi. Kolaborasi lintas negara ini penting untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga masyarakat global,” ujarnya.

ICTISB 2025 menghadirkan lima pembicara, termasuk akademisi dari Vietnam Nasional University, Universiti Teknikal Malaysia Melaka, serta Regional Public Engagement Specialist U.S. Emabssy Jakarta.

Pembicara internasional menekankan beberapa strategi kunci. Dr. Nguyen-Anh Thu dan Yen Kieu-Thi menekankan pentingnya penerapan tiga pilar utama dalam organisasi dan institusi pendidikan, yaitu Environmental, Social, and Governance (ESG), Education for Sustainable Development (ESD), serta Diversity, Equity, and Inclusion (DEI).

Sementara itu, Dr. Isma Addi Jumbri menyoroti pentingnya integrasi dunia industri ke dalam kampus melalui pendekatan Bringing Industry to Campus. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pengalaman praktis sejak dini agar siap menghadapi kebutuhan industri.

“Kampus harus menghadirkan kurikulum berbasis praktik, dosen praktisi, riset terapan, hingga proyek bisnis nyata agar lulusan memiliki keterampilan dan pola pikir profesional,” jelasnya.
 
Sejalan dengan hal tersebut, Kalla Institute, melalui Dr. Syamsul Rijal memaparkan materi berjudul Innovation from the East of ASEAN Bridging Legacy & Future: Operationalizing Sustainability in Eastern Indonesia”.

Ia menjelaskan peran Indonesia, khususnya Kalla Institute, dalam ASEAN Growth Triangle sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan.

Konferensi ini juga menjadi wadah bagi 41 paper terpilih yang dipresentasikan dalam sesi paralel dan berpeluang dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.

Melalui ICTISB 2025, Kalla Institute menegaskan komitmennya menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan global, sekaligus kontribusi nyata dalam membangun masa depan bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar