Pemprov Sulsel Anggarkan Rp7,3 Miliar untuk Bantuan 18 Unit Kapal Nelayan
Anggaran senilai Rp7,3 miliar untuk bantuan 18 unit kapal nelayan ke sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Pemerintah Provins Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengalokasikan anggaran senilai Rp7,3 miliar untuk bantuan 18 unit kapal nelayan ke sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan di tahun 2023 ini.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, sebanyak 18 unit terdiri dari sejumlah jenis kapal dengan masing-masing jumlahnya, yaitu 15 unit dengan muatan 5 GT senilai Rp3,15 miliar yang akan disebar di Kabupaten Luwu, Selayar, Jeneponto, Takalar, Pangkep, Luwu Utara, Maros, Bone dan Barru.
"Tahun ini kita alokasikan untuk 18 unit kapal nelayan yang akan dibagikan kepada kelompok nelayan di beberapa Kabupaten/Kota sebagai salah satu program prioritas kami," ujarnya.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Selanjutnya, 2 unit berkapasitas 10 GT senilai Rp1,5 miliar akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Sinjai untuk kelompok nelayan pemancing ikan tuna.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikan Sulsel Muhammad Ilyas menyebut bahwa dua kapal ini akan dilengkapi dengan teknologi sederhana yang nantinya diharapkan menjadi model percontohan untuk pengembangan perajin pembuat kapal.
"Kapal tradisional ini dilengkapi frezer agar ikan lebih segar, jadi selain tradisional namun juga berbasis teknologi sederhana," kata Ilyas.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
Kata Ilyas, 1 unit lainnya adalah Kapal Bagan Rambo yang disiapkan untuk Kelompok Nelayan di Kabupaten Palopo. Kapal berukuran besar ini dianggarkan Rp2,67 miliar sebagai nilai yang disiapkan Pemprov Sulsel.
Untuk pembuatan kapal ini, Pemprov Sulsel mempercayakan pada pembuat kapal Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Luwu. Sebagian besar atau 16 unit di antaranya dibuat di Kabupaten Bulukumba.
Bulukumba sebagai daerah dengan sebutan Butta Panrita Lopi ini, dikenal sebagai pengrajin kapal Pinisi. Terlebih, Kapal Pinisi dari Sulawesi Selatan juga telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) oleh UNESCO beberapa tahun lalu.
Baca Juga : Pemkab Pinrang Terima Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Angin Kencang di Larinsang
Bantuan kapal nelayan ini merupakan program tahunan Pemprov Sulsel beberapa tahun terakhir. Seperti pada 2022, Pemprov Sulsel juga menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,94 miliar dengan total kapal sebanyak 9 unit, 5 unit di antaranya ada kapal perikanan 5 GT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News