Kolaborasi Dosen Unismuh dan Unair, Ajak Guru di Gombara Patuh Bayar Pajak
Dalam pertemuannya dengan para peserta, Khaedar juga menekankan untuk tetap membayarkan pajaknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Jangan ki' takut bayar pajak ta' semua," ucapnya.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Tim dosen program Pengabdian Kolaborasi Nasional (PKM) Unismuh dan Unair menggelar pelatihan Perpajakan di Pondok Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Senin (28/8).
Kolaborasi ini berlangsung atar Program Studi D-III Perpajakan Ekonomi dan Bisnis (Febis) Unismuh Makassar dengan Prodi Perpajakan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair).
Adapun dosen yang terlibat dalam PKM Kolaborasi ini, Muhammad Khaedar Sahib Ketua Tim PKM, Mira Dosen Perpajakan Unismuh, Nitami Galih Pangesti Dosen Unair, Muhammad Adil Dosen Unismuh dan dua orang mahasiswa yakni Ayani Dinasti dan Irsak Aditya Ramadhan.
Baca Juga : Libatkan Guru Besar dan Dosen, Unismuh Makassar Sasar 96 Sekolah
Tema yang diangkat dalam program tersebut berjudul "Maksimalisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS) Pemerintah Melalui Pelatihan Pelaporan Pajak pada Amal Usaha Muhammadiyah di Kota Makassar".
Muhammad Khaedar Sahib Ketua Tim PKM mengatakan, saat ini, fakta menunjukkan bahwa sebagian besar Wajib Pajak masih enggan membayar pajak dengan benar. Mereka secara sadar mengelak dari pembayaran pajak.
"Oleh karena itu, dalam sistem self assessment ini, keberadaan basis data perpajakan yang lengkap dan akurat sangat penting bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP)," ucapnya kepada portalmedia.id, Minggu (10/9).
Baca Juga : Jelang Ramadhan, Unismuh Makassar Bekali Muballigh Hijrah, 445 Dai Disiapkan Terjun ke 29 Kabupaten
Sesuai dengan sistem self assessment maka WP mempunyai kewajiban untuk mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak untuk diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
"Muhammadiyah khususnya di kota Makassar memiliki banyak amal usaha baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial. Patut untuk diarahkan dan melek pajak," bebernya.
Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini tutur Khaedar sapaannya, pihaknya berusa meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terkait perpajakan, minimal seputar pajak penghasilan.
Baca Juga : Puluhan OTK Serang Unismuh Makassar, Dua Mahasiswa Luka Parah
"Makanya, kami menyasar seluruh karyawan dan guru yang ada di Darul Arqam Muhammadiyah Gombara untuk sharing pemahaman seputar perpajakan," pungkasnya
Ogah Bayar Pajak karena Minim Gaji?
Khaedar yang juga Ketua Prodi Perpajakan Unismuh menjelaskan kasus yang banyak terjadi di masyarakat. Misalnya banyak dari warga merasa takut jika penghasilan pas-pasan yang mereka miliki itu, harus dipotong pajaknya.
"Padahal dalam perhitungannya ada istilah PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) yang dimana, jika penghasilan seseorang tersebut tidak melebihi PTKP maka hasilnya bisa saja nihil," jelasnya.
Dalam pertemuannya dengan para peserta, Khaedar juga menekankan untuk tetap membayarkan pajaknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Jangan ki' takut bayar pajak ta' semua," ucapnya.
Selanjutnya, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Ustadz Kamaruddin, menyampaikan apresiasinya dan sambutan hangat atas terlaksananya PKM tersebut.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gandeng Asia e University untuk Wujudkan Kampus Berkelas Dunia
"Kami berharap agar semua karyawan dari semua unit serta seluruh guru-guru tingkat SMP, MTs, MA, SMK yang berada dalam lingkup pesantren dapat menunaikan kewajiban pajaknya," terang Kamaruddin.
Semoga lanjutnya, kita semua dapat menjadi warga negara yang baik sebagaimana menjadi salah satu point dari sifat Muhammadiyah yaitu mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah" salah satunya yah undang-undang terkait perpajakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News