Penyelundupan Ratusan Karung Terumbu Karang Langka di Makassar Berhasil Digagalkan

Ket. Ratusan karung terumbu karang merah yang diamankan TNI Angkatan Laut (AL)/PORTAL MEDIA/REZA

Total ada 324 karung berisi terumbu karang merah yang diamankan petugas patroli laut Lantamal VI Makassar.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar menggagalkan upaya penyelundupan ratusan karung terumbu karang merah atau dengan nama latin Tubipora Musica yang bakal diekspor ke luar negeri.

Total ada 324 karung berisi terumbu karang merah yang diamankan petugas patroli laut Lantamal VI Makassar. Diketahui terumbu karang jenis seperti ini masuk dalam jenis biota laut langkah dan dilindungi.

Danlantamal VI Makassar, Laksamana Pertama Benny Sukandari mengatakan, upaya penggagalan ini dilakukan pihaknya lantaran mendapatkan informasi adanya kegiatan ilegal pengambilan terumbu karang dilindungi itu.

Baca Juga : Diajak Keliling Lantamal VI, Prof Fadjry Djufry Kenang Masa Kecil dan Lihat Layanan Hyperbaric Chamber RSAL

"Semuanya hasil informasi dan koordinasi  yang mana patroli angkatan Laut menggunakan dua kapal. Ternyata benar diatas dimuat 324 karung besar berisi terumbu karang, tentunya ini sudah siap ekspor," jelas Benny saat ekspose di Lantamal VI Makassar, Senin (1/8/2022) siang.

Sebagaimana diketahui, terumbu karang merah ini sangat bermanfaat seperti bahan dasar obat-obatan dan kecantikan. Harga jualnya pun tinggi jika dipasarkan ke luar negeri.

"Tentunya kejadian ini jangan sampai terulang lagi pasalnya terumbu karang ini sangat langka dan dilindungi, masa tumbuhnya lama. Perkiraannya bisa jadi Rp 2,5 Miliar kerugian negara dari barang bukti ini," tuturnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Hadiri Serah Terima Jabatan Lantamal VI Makassar

Benny menyebutkan, penggagalan penyelundupan ini dilakukan pihaknya pada Kamis (28/7/2022) di Pelabuhan Paoeter Makassar. Pemilik kapal bernama Mukhtar pun dikabarkan melarikan diri.

"Masih kita pelajari semua. Pengepul dan penerima masih kita pelajari, sementara kita cari, karna melarikan diri untuk kita minta keterangannya," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru