Sambangi Kampus Unhas, Anies Baswedan Paparkan Konsep Re-industrialisasi Kakao di Sulawesi

ist

Anies menyampaikan beberapa visi yang akan dilakukannya jika terpilih sebagai Presiden RI. Salah satunya memanfaatkan produksi kakao di Sulawesi untuk menjadi pusat industri terbaik di dunia.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Bakal Calon Presiden (Bacaleg) Presiden RI Anies Baswedan sambangi kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk menghadiri acara Indonesia's Leaders Talk.

Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan beberapa visi yang akan dilakukannya jika terpilih sebagai Presiden RI. Salah satunya memanfaatkan produksi kakao di Sulawesi untuk menjadi pusat industri terbaik di dunia.

Kata Anies, Sulawesi adalah surganya kakao dunia. Sebanyak 75 persen produksi nasional ada di Sulawesi utamanya Sulsel.

Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan

"Akan tetapi, 80 persen produknya lebih condong di ekspor ke luar negeri. Dan 80 persen dari ekspor itu dalam bentuk intermediate bukan dalam bentuk finish good," ucapnya di Baruga AP Pettarani, Minggu (24/9).

Menurutnya, negara harusnya melirik ini sebagai peluang ekonomi yang besar dan setara. Perlu adanya pengintegrasian ekonomi dan perluasan lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan peluang ini.

"Pengintegrasian ekonomi dan perluasan lapangan pekerjaan di berbagai wilayah harus dilakukan dengan kita melakukan re-industrialisasi di tempat yang selama ini dilewatkan," bebernya.

Baca Juga : Muda Bergerak Sulsel Ajak Pemuda Bersatu Menggerakkan Perubahan

Hal ini penting dilakukan tutur Anies, supaya Sulawesi bisa muncul sebagai wilayah yang punya potensi kekayaan luar biasa.

"Ini harus dimanfaatkan dengan membangun industrinya dari hulu ke hilir. Nah, kalau itu bisa dilakukan di seluruh wilayah di indonesia, maka kita akan bisa menyaksikan gerakan perekonomian yang merata di berbagai wilayah. Bukan karena merata karena subsidi dari pusat, tapi merata karena industri pertumbuhan di seluruh wilayah," jelasnya.

Selanjutnya, Anies menyampaikan bentuk dukungan yang harus dilakukan negara agar semua konsep yang dipaparkannya bisa berjalan dengan maksimal.

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan

"Sistem logistik kita harus diperbaiki. Saat ini, saat melihat, sistem logistik di Indonesia amburadul. Saya tidak melihat sistem yang setara. Misalnya, ongkos logistik dari Makassar ke Jakarta. Biayanya lebih murah dibanding ongkos logistik dari Makassar ke Majene," terangnya.

Kata Anies, negara harus hadir mengoreksi sistem logistik agar usaha berjalan dengan baik di seluruh wilayah indonesia. "Dan negara harus hadir sebagai penyelamat, jika sistemnya belum berjalan sesuai alurnya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru