Soal Banpres yang Ditimbun di Depok, Menko Muhadjir: Mungkin Rusak

Barang dugaan sembako bantuan presiden yang diduga di pendam di tanah yang berada di kawasan KSU, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Foto: dok liputan6

Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan soal penimbunan beras di Depok diduga memang sudah rusak sehingga ditimbun oleh pihak ekspedisi.

PORTALMEDIA.ID, DEPOK - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan dirinya masih menunggu hasil penyelidikan soal temuan beras bantuan presiden (banpres) ditimbun tanah di Depok, Jawa Barat.

 

Muhadjir mengatakan saat ini dirinya masih berpegang pada pernyataan JNE Express yang mengatakan bahwa penimbunan dilakukan sesuai prosedur penanganan barang rusak. Jika pernyataan itu benar, dia menjelaskan bahwa beras rusak memang tidak boleh dibagikan kepada masyarakat.

Baca Juga : JNE Rayakan HUT ke-35 dengan Harbokir Gratis Ongkir Nasional dan Program Apresiasi Pelanggan

"Beras rusak itu memang tidak boleh dibagikan kepada masyarakat karena Presiden pesan, jangan berikan beras ke masyarakat yang kita sendiri enggak mau makan," ujar Muhadjir kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/8/2022).

Dia menjelaskan, saat itu memang ada kerusakan beras dengan jumlah yang banyak karena pengangkutannya menggunakan bak terbuka sehingga terkena air hujan. Pemerintah pun memutuskan beras tersebut tidak boleh dibagikan kepada masyarakat karena kemungkinan sudah rusak kena air.

Muhadjir menuturkan kerusakan beras bansos presiden itu merupakan tanggung jawab JNE selaku pihak transporter dari bantuan presiden. Untuk itu, penimbunan beras tersebut bukanlah tanggung jawab dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga : Gudang Terbakar, Nasib Paket Dipertanyakan, JNE: Kami Akan Ganti Rugi

"Soal itu ditimbun itu urusan dia, bukan urusan Kemensos, karena beras rusak itu sangat mungkin sudah diganti. Saya tidak tau apakah masih ada yang tidak diganti saya kira tidak," jelas dia.

"Karena betul-betul kita kawal sampe delivered sesuai pesan Pak Presiden. Jangan hanya dikirim tapi harus tersampaikan," sambung Muhadjir.

Menko Tunggu Hasil Penyelidikan

Saat ini, lanjut Muhadjir kasus ini, sudah ditangani. Di antaranya, Polri bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial (Itjen Kemensos), Deputi I Kemenko PMK sudah turun ke lapangan untuk menyelidiki temuan penimbunan beras dalam tanah di Depok tersebut.

Baca Juga : Penyebar Narasi Beras Bansos Presiden "Ditimbun" di Depok Akan Dilaporkan ke Polisi

"Belum, mereka masih ada di lapangan, dan sudah ada dari Polri, sekarang Irjen Kemensos, Deputi I Kemenko PMK, dan kepolisian sudah turun ke lapangan," kata 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru