Ini Dia 15 Proyek Kampus yang Jerat Rektor UMI Prof. Basri Modding Dinonaktifkan
Sebanyak 15 dugaan proyek diselewengkan oleh Prof. Basri. Proyek tersebut sudah menjadi bukti kuat oleh Tim Pencari Fakta yang dibentuk oleh Yayasan UMI.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Keputusan Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) untuk melakukan penonaktifan Prof. Basri Modding sebagai Rektor bukan tanpa sebab.
Sebanyak 15 dugaan proyek diselewengkan oleh Prof. Basri. Proyek tersebut sudah menjadi bukti kuat oleh Tim Pencari Fakta yang dibentuk oleh Yayasan UMI.
Menurut Prof. Masrurah Mokhtar Ketua Yayasan Wakaf UMI, pihaknya telah melakukan penyelidikan selama 1 tahun terakhir.
Baca Juga : Terus Bergulir, Polemik Dualisme UMI Kini Libatkan Pihak Kepolisian
"Kami telah mengumpulkan sejumlah bukti penggunaan dana oleh pimpinan UMI yang tidak dibagi sesuai porsinya masing-masing dan aturan yayasan sendiri," ucapnya, di Kediaman Ketua Harian Yayasan Wakaf UMI, Jln. Racing Center, Rabu (11/10).
Katanya, setelah dilakukan temuan, pihaknya sudah berupaya mengundang Rektor Nonaktif Prof. Basri untuk melakukan klarifikasi. Namun, upaya itu tidak diindahkan. Bahkan ia (Prof. Basri) tidak pernah memenuhi undangan tersebut.
"Kami sudah panggil sebanyak 3 kali. Tapi tidak pernah datang. Kami juga sudah mencoba mengevaluasi para jajaran pimpinan di Rektorat UMI, tapi tidak ada yang ingin mengkonfirmasi. Sehingga memang sulit untuk dilakukan musyawarah," jelasnya.
Baca Juga : Heboh! Rektor UMI Diberhentikan Sementara, Yayasan Lantik Prof. Sufirman sebagai PLT
Maka dari itu, setelah pihak yayasan melakukan komunikasi dengan pembina yayasan UMI, muncullah kesepakatan untuk melakukan penonaktifan sementara.
"Penonaktifan ini juga sebagai upaya untuk memudahkan tim pencari fakta untuk mengumpulkan bukti dan melakukan audit keuangan," bebernya.
Selanjutnya, Prof. Sufirman Rahman, Plt Rektor UMI, mengurutkan seluruh bukti serta beberapa proyek yang diduga memicu polemik keuangan di UMI.
Alhasil, pihaknya bersama pengurus yayasan dan tim pencari fakta telah merampungkan 15 proyek yang ditutup-tutupi oleh pimpinan UMI dibawah kepemimpinan Prof. Basri Modding.
"Adapun dugaan proyek yang dimaksud video tron di pasca sarjana, ruang publik kampus, gedung baru fak. Kedokteran UMI, gedung baru hukum UMI, gedung UPP UMI Kampus I. Renovasi gedung dan pengadaan alat kesehatan di fakultas kedokteran gigi," bebernya.
Kemudian pembangunan ruang belajar terbuka. Laboratorium enterpreneur, gedung fakultas kedokteran dan bisnis. Kemudian rehabilitasi gedung M dan MB fakultas Ekobis. Kemudian renovasi gedung koperasi dan UMKM UMI.
"Lalu kemudian pertemuan berhadapan yang keseluruhan dana harus dibagi 10 persen untuk yayasan dan 90 persen untuk unit. Namun tidak dikelola sesuai aturan," terangnya.
Prof. Basri kata Plt Rektor UMI, telah melakukan kerja-kerja diluar tanggungjawabnya sebagai Rektor yang harus fokus pada Tri Darma Perguruan Tinggi.
"Bukan malah melakukan pembangunan kampus. Karena itu tugas yayasan," pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News