Dinilai Merugikan Usaha, Legislator Gowa Desak PLN Gratiskan Iuran Listrik UMKM

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Taufik Surullah/Ist

Pemadaman listrik di Gowa rata-rata pemadaman 4 jam sehari sangat merugikan pelaku UMKM.

PORTALMEDIA.ID, GOWA– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Taufik Surullah mendesak PLN gratiskan iuran listrik selama dua bulan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) buntut pemadam listrik yang hampir tiap hari.

Menurut Taufik, pemadaman listrik yang dilakukan PLN sejak November lalu yang dilakukan secara bergilir di Gowa dengan rata-rata pemadaman 4 jam sehari sangat merugikan pelaku UMKM.

"Kami mendesak PLN Gowa untuk menggratiskan iuran listrik selama 2 bulan bagi UMKM karena sangat merugikan bagi pelaku usaha kecil," katanya, Selasa (31/10/2023).

Baca Juga : Kerahkan 1.476 Personel, PLN Targetkan SUTT 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan Beroperasi Cepat

Politisi Partai Amanat Nasional atau PAN ini mengaku pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat Gowa khususnya pelaku usaha yang resah dengan pemadam listrik yang tiap hari dan tanpa kejelasan kapan berakhir.

"Kami banyak menerima keluhan masyarakat baik langsung maupun yang Wa (WhatsApp) saya soal pemadaman listrik ini. Jika begini terus masyarakat semakin dirugikan," ujarnya.

Sekadar informasi, pemadam listrik tidak hanya terjadi di Gowa. Juga di seluruh wilayah PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).

Baca Juga : Pulih 100% Tepat Waktu, PLN Tuntaskan Penormalan Listrik Sumbar Pascabencana

Melalui keterangan resminya, PLN menyebut pemadaman terjadi karena kemarau berkepanjangan yang disusul fenomena El nino. Sehingga berdampak pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan pihaknya terus berupaya menjamin ketersediaan listrik. Seperti, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang secara kontinyu, merelokasi pembangkit listrik untuk menjaga pasokan listrik.

"Kami berharap upaya ini dapat segera membantu sistem kelistrikan di Sulbagsel. Tim ahli pembangkitan juga turut didatangkan ke Makassar untuk mengakselerasi penormalan pasokan listrik," kata Andy dalam keterangannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru