Pesparani Nasional III Ditutup, Kontingen Sulsel Sukses Bawa Pulang 5 Medali Emas
Dari 38 Provinsi yang ikut berkompetisi, Sulsel berhasil meraih lima emas, dan perolehan ini melebihi pencapaian saat Pesparani II di Kota Kupang pada tahun 2022 lalu yang hanya membawa pulang tiga medali emas.
PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional III, yang dilaksanakan di DKI Jakarta, resmi ditutup. Kontingen Sulsel berhasil membawa pulang 5 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Medali Emas tersebut berasal dari Cabang Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC), Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur Orang Muda Katolik, Tutur Kitab Suci (TKS), sedangkat Perak diraih di Cabang Lomba Mazmur Dewasa dan Cerdas Cermat Rohani (CCR) Remaja, dan untuk CCR Anak dapat medali Perak.
Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sulsel, Paulus Palondongan, mengatakan, berkat ketekunan, kedisiplinan dan kerja keras para peserta, pelatih dan official, serta support dari Kakanwil Kemenag Sulsel, Keuskupan Agung Makassar, Pengurus LP3KD Sulsel dan didukung oleh Pemprov Sulsel, akhirnya kontingen Sulsel bisa mempersembahkan 8 medali dari Jakarta yang menjadi Tuan Rumah Pesparani Nasional III Tahun 2023 ini.
Baca Juga : Kloter Pertama Jemaah Haji Makassar Resmi Diberangkatkan ke Tanah Suci
"Dari 38 Provinsi yang ikut berkompetisi, Sulsel berhasil meraih lima emas, dan perolehan ini melebihi pencapaian saat Pesparani II di Kota Kupang pada tahun 2022 lalu yang hanya membawa pulang tiga medali emas," kata Paulus Palondongan di Jakarta, Senin, 31 Oktober 2023.
Kakanwil Kemenag Sulsel, Khaeroni, usai mendapatkan kabar terkait kesuksesan Sulsel memboyong 8 medali dari Pesparani Nasional III di DKI Jakarta, tidak mampu menyembunyikan kesyukuran dan kegembiraannya.
"Selamat dan sukses kepada kontingen Sulsel, khususnya LP3KD, Pembimas Katolik Kanwil dan Keuskupan Agung Makassar, yang telah memperlihatkan kerjasama dan kerja keras yang baik dalam membawa nama baik Sulsel di kancah nasional. Semoga pencapaian tahun ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk melakukan persiapan yang lebih matang, agar lebih sukses lagi di Ajang Pesparani ke IV di Tahun 2026," harap Khaeroni.
Baca Juga : Kemenag Sulsel dan Balai Litbang Agama Makassar Luncurkan Program Sekolah Moderasi Beragama
Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunjamin, OSC, dalam sambutannya saat Penutupan Pesparani Katolik Nasional III di Beach City Internasional Stadium Jakarta mengajak seluruh umat Katolik menjadi Duta Bhineka Tunggal Ika dan Nilai Nilai Pancasila, demi Negara kesatuan Republik Indonesia.
Hal tersebut ia serukan pada momen penutupan Pesparani Katolik Nasional ketiga di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara, pada Selasa, 31 Oktober 2023.
"Kebersamaan dalam keberagaman bukan sekadar tema pesta kita tapi juga apa yang telah kita perkaya selama lima hari di Jakarta. Semangat ini harus dihidupkan secara konkret, maka jadilah Duta Duta Bhineka Tungal Ika di tempat masing-masing," ujar Mgr. Antonius.
Baca Juga : Kemenag Ancam Cabut Izin Travel Nakal Buntut Jemaah Haji Ilegal
Imam yang juga menjabat sebagai uskup Keuskupan Bandung tersebut menutup secara resmi perhelatan akbar Pesparani Katolik Nasional III dengan menyerahkan Telur Perdamaian Elang Bondol kepada perwakilan peserta.
Mgr. Antonius juga sebelum menutup secara Resmi Pesparani Nasional III memimpin Perayaan Ekaristi konselebrasi. Bertindak sebagai konselebran adalah sepuluh uskup, termasuk Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo, dan puluhan imam.
Sebelumnya, Ketua Panitia Sebastian Salang mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan Pesparani telah terselenggara dengan lancar. Meskipun masih didapati persoalan, namun itu tidak mengganggu jalannya kegiatan dan sukacita Pesparani III di DKI Jakarta sebagai tuan rumah. Dari 38 provinsi yang hadir telah menunjukkan partisipasi yang luar biasa dan antusias serta penuh suka cita. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News