Akibat Travo 240 KvA IPA Sungai Karajae Rusak, Distribusi Air PAM Tirta Terganggu

Penulis : Muhammad Arsyad
ist

Melalui akun media sosial miliknya, PAM Tirta Karajae mengumumkan beberapa wilayah terdampak akibat gangguan distribusi air itu.

PORTALMEDIA.ID — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare kembali mengumumkan terjadinya gangguan distribusi atau air tidak mengalir.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

 

Gangguan itu disebabkan terjadinya kerusakan travo 240 kVA (short circuit) di water treatment plant (Instalasi Pengolahan Air) IPA Sungai Karajae.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

 

Melalui akun media sosial miliknya, PAM Tirta Karajae mengumumkan beberapa wilayah terdampak akibat gangguan distribusi air itu.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

 

Baca Juga : Rakor Perdana dengan Wali Kota, Ketua DPRD Langsung Hentikan Interpelasi

"Daerah terdampak IPA 2 dan IPA 4 wilayah pelayanan Perumnas Wekke'e dan sekitarnya. Jalan Jenderal Sudirman dan sekitarnya," tulis imbauan tersebut.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

 

Menurut PAM Tirta Karajae Parepare, estimasi penyelesaian Sabtu, 4 November 2023 hingga Senin, 6 November 2023.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

 

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan atas pengertiannya kami ucapkan terimakasih," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru