Target Gagalkan Pemilu, Densus 88 Tangkap Lagi Dua Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Polri saat menangkap pelaku terduga terorisme di Lampung. Terbaru, Jubir Densus 88 Polri, Kombes Pol. Aswin Siregar mengatakan telah menangkap lagi dua orang terduga teroris yang akan menganggu Pemilu 2024.

Penangkapan 59 terduga teroris dilakukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri sepanjang Oktober 2023. Fakta mengejutkan, sebagian besar dari mereka ternyata punya tujuan untuk menggagalkan Pemilu 2024.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap dua orang terduga teroris yang ingin menggagalkan Pemilu 2024. Dua terduga pelaku teroris jaringan JAD itu ditangkap pada 1 November 2023 lalu, di Jawa Barat (Jabar).

Sebelumnya, sebanyak 40 terduga teroris jaringan JAD pimpinan AO telah ditangkap lebih dulu oleh Densus 88 Polri. Kini, total terduga teroris yang ingin menggagalkan Pemilu 2024 berjumlah 42 orang.

"Densus 88 masih dalami kasus ini, tidak menutup kemungkinan (pelaku) masih ada. Kita tidak diam, kita terus kejar, tangkap mereka yang bergabung di dalam kelompok ini," kata Jubir Densus 88 Polri, Kombes Pol. Aswin Siregar, Senin, 6 November 2023.

Baca Juga : Pemerintah Buka Kajian Pemilu Lewat E-Voting

Aswin mengatakan, situasi di lapangan jelang Pemilu 2024 masih kondusif dan aman. Meski, sempat dihebohkan dengan pemberitaan penangkapan puluhan terduga teroris ini.

"Ada dua orang, tanggal 1 (November 2023) ditangkap terpisah dari 40 orang (pelaku terduga teroris sebelumnya). Itu ditangkap di Jabar, total 42, betul," ucap Aswin.

Kemudian, Aswin membeberkan, cara kerja para pelaku terduga teroris yang ingin mengacaukan penyelenggaraan Pemilu 2024. Para pelaku, rata-rata melakukan penggalangan amal dari masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Densus 88 Cegah Radikalisme di Dunia Digital

"Ini masih didalami, bagaimana cara mereka lalukan. Namun, dari beberapa keterangan dan alat bukti, kita kroscek, pertama ajakan amaliyah dilakukan semampunya," ujar Aswin.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan 59 terduga teroris dilakukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri sepanjang Oktober 2023. Fakta mengejutkan, sebagian besar dari mereka ternyata punya tujuan untuk menggagalkan Pemilu 2024.

Sebanyak 40 terduga teroris yang ditangkap berasal dari jaringan JAD pimpinan AO yang menjadi pendukung Daulah Islamiyah (ISIS). Rinciannya, 23 orang ditangkap di Jabar, 11 orang di Jakarta, dan 6 Sulawesi Tengah. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru