Memasuki Masa Penghujan di Parepare, 1.115 Personil Siaga Bencana Disiagakan

Penulis : Muhammad Arsyad
ist

Akbar Ali juga meminta kepada TAPD Pemerintah Kota Parepare untuk memperhatikan kebutuhan kelengkapan alat dalam kesiapsiagaan bencana ini,

PORTALMEDIA.ID, PAREPARE -- Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare, menggelar Apel Gabungan Siaga Bencana 2023, yang digelar di Alun-alun Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, Rabu 15 November 2023.

Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali, berharap melalui kegiatan Apel Siaga Bencana ini, bisa memastikan jauh lebih baik kedepan, bagaimana kesiapan semua pihak termasuk bagaimana kelengkapan peralatan dari seluruh instansi terkait, dalam menghadapi musim penghujan, mengingat pada kondisi tersebut bisa saja terjadi beberapa dampak bencana yang ada.

"Kami tentunya sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga memberikan dampak baik bagi kemajuan Kota Parepare, semoga dengan kerjasama yang baik kemudian, bisa lebih baik lagi,"katanya.

Baca Juga : Imigrasi Parepare Capai Target 2025, Penerbitan Paspor Umrah Mendominasi dan PNBP Tembus Rp20 Miliar

Kepala Pusat Strategi Politik Hukum dan Pemerintah Dalam Negeri, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, berharap semua pihak dan seluruh pemangku Kepentingan harus tanggap darurat siaga bencana, serta bagaimana melakukan langkah Pencegahan mulai dari Sebelum hingga selesainya Siaga Bencana.

"Pada dasarnya kami berharap agar selruh pihak yang terkait lebih mengutamakan bagaimana melakukan pencegahan terhadap terjadinya bencana tersebut, sehingga Kesiapsiagaan bencana ini harus dilakukan secara konprensif dan kompeten,"harap dia.

Dirinya juga meminta kepada instansi terkait untuk segera membentuk posko siaga bencana secara terpadu, sehingga bisa lebih tanggap terhadap seluruh bencana yang terjadi di Kota Parepare ini. Sehingga untuk tanggap terhadap bencana yang menimpa Kota Parepare ini.

Baca Juga : Rakor Perdana dengan Wali Kota, Ketua DPRD Langsung Hentikan Interpelasi

"Untuk titik yang potensial terjadi bencana alam, maka kemudian harus dimaksimalkan lebih jauh lagi. Kami juga berharap seluruh pihak bisa telribat langsung serta bagaimana saling bergotong royong dalam melakukan pembersihan saluran air sehingga bisa dilakukan lebih baik lagi,"papar Akbar Ali.

Akbar Ali juga meminta kepada TAPD Pemerintah Kota Parepare untuk memperhatikan kebutuhan kelengkapan alat dalam kesiapsiagaan bencana ini, termasuk bagaimana menambahkan perahu karet bermesin yang tentunya sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan evakuasi dampak bencana alam.

Kepala Seksi pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Parepare, Erik Husain, mengatakan, pelaksanaan Apel Siaga Bencana 2023 merupakan kelangsungan Undang-undang nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan terpadu bencana, termasuk Bagaimana melakukan kesiapsiagaan bencana ini harus dilakukan Terencana, Terpadu dan Terintegrasi.

Baca Juga : Pendapatan Kota Parepare Menurun di KUA-PPAS 2026, Defisit Hingga Rp24 Miliar

Erik, menjelaskan, memasuki musim penghujan ini maka kemudian diadakan apel Gabungan sehingga dengan apel ini kemudian kita memastikan salah satu kesiapsiagaan yakni dengan melakukan Pengecekan Seluruh kebutuhan alat reaksi cepat yang dapat dilakukan pada dampak bencana tersebut.

"Kita ingin melakukan persiapan lebih jauh, sehingga seluruh personil dan juga peralatan bisa dipastikan kesiapannya,"katanya.

Erik, menjelaskan, dalam pelaksanaan Apel Siaga bencana ini melibatkan beberapa unsur didalamnya, termasuk Unsur dari TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, Dinas Sosial, BPBD, Call Center 112, TRC, Tagana, Pertamina, serta beberapa organisasi terkait dan Potensi SAR di Kota Parepare, dimana peserta dalam Apel Siaga Bencana ini sebanyak 1.115 orang.

Baca Juga : Visi Pemkot Parepare 2025-2029: Sejahtera, Maju, dan Inklusif Dibahas di Musrenbang

"Termasuk kita juga melibatkan Tokoh masyarakat dan para Ketua RT dan RW se Kota Parepare, sebagai langkah awal dalam melakukan pencegahan tersebut, dan sumber informasi utama di tengah masyarakat,"pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru