Inflasi Sulsel Terendah dalam Lima Tahun Terakhir, Pakar Ekonomi Apresiasi Kebijakan Pj Gubernur Bahtiar
Dengan pemantauan harga dan stok yang gencar dilakukan Pj Gubernur Sulsel dan jajaran TPID Sulsel, maka harga-harga dan ketersediaan stok dari komoditas kebutuhan utama masyarakat dapat terkendali.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Year on Year (YoY) di Bulan November 2023 tercatat 2,79 persen. Sementara inflasi bulan ke bulan ( November 2023 terhadap Oktober 2023) tercatat 0,16 persen.
Angka inflasi itu untuk pertama kali selama lima tahun terakhir yang terendah di Indonesia. Pakar Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Prof Marzuki DEA, mengapresiasi kebijakan Pemprov Sulsel dalam hal pengendalian inflasi.
"Apa yang dilakukan Pemprov Sulsel dengan berbagai kebijakannya bersama pihak terkait lainnya sudah sangat baik, bahkan melampaui target, sebab tingkat inflasi Sulsel lebih rendah dari nasional. Bravo Pemprov, bersama TPID dalam menciptakan stabilitas harga di Sulsel khususnya dan Indonesia umumnya," kata Prof Marzuki DEA.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Diketahui, salah satu konsen Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin untuk menekan inflasi, dengan rutin melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Termasuk menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di sejumlah daerah.
"Pemprov mampu mengkoordinasi dan mengawasi berbagai kebijakan yang dicanangkan bersama dengan pihak terkait di lembaga TPID, sehingga masing-masing pihak dapat melaksanakan peran dan fungsinya secara optimal," ungkap Prof Marzuki.
Dengan pemantauan harga dan stok yang gencar dilakukan Pj Gubernur Sulsel dan jajaran TPID Sulsel, kata dia, maka harga-harga dan ketersediaan stok dari komoditas kebutuhan utama masyarakat dapat terkendali.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
"Termasuk karena adanya kebijakan Gerakan Pangan Murah untuk kelompok masyarakat yang rentan terpapar akibat kenaikan harga atau inflasi dari komoditas kebutuhan pokok mereka," ucap Guru Besar Unhas ini.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah, mengakui bahwa pencapaian Pemprov Sulsel dalam pengendalian inflasi cukup baik. Namun, ia berharap jajaran Pemprov Sulsel tidak terlena, dan tetap melakukan upaya yang konsisten dan makin luas jangkauannya dalam pengendalian inflasi.
"Pencapaian ini merupakan indikator, bahwa bila pemerintah daerah ada kemauan dan programnya jelas, maka pasti ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat," imbuhnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News