Lazis NU Makassar Bagikan Perlengkapan Mengaji ke Anak Kampung Pemulung

Ist

Lazis NU Makassar membagikan bingkisan berupa perlengkapan mengaji

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Lembaga Amil Zakat Infak dan Sadaka (Lazis) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan membagikan bingkisan berupa perlengkapan mengaji berupa alquran dan iqra kepada anak di Kampung Pemulung, Jalan Dg Jalan Dg Matoa, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Kegiatan bakti sosial ini berlangsung pada Jumat (6/12/2023), dengan menyasar anak-anak pemulung yang mengaji di Masjid Abdul Muthalib, tidak jauh dari gubuk tempat mereka tinggal.

Kedepan, Lazis NU Makassar juga akan memfasilitasi agar tempat ini bisa terdaftar sebagai peserta taman pendidikan alquran (TPA), sebab sejauh ini belum berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Baca Juga : Hasil Muktamar ke-35 NU: AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar Sebagai Rais Aam 2026–2031

Dila (8), salah satu anak yang mendapat alquran menyampaikan rasa terima kasih, sebab mendapat alquran sehingga tidak harus lagi membebani ibunya, untuk membeli karena telah memperoleh bantuan dari Lazis NU Makassar. "Terima kasih, saya merasa senang mendapat alquran," singkatnya.

Perwakilan Lazis NU Makassar Supriadi mengatakan, meski pemberian bantuan dilakukan secara seremonial, tapi pihaknya tidak ingin, kegiatan tersebut hanya berhenti di situ. "Jadi tidak hanya sekedar bantu dan hanya mengaji, tapi kami akan membentuk TPA, dan membentuk jiwa-jiwa kurani," katanya.

Dia juga menyebutkan, keberadaan mereka di sana juga memberi wadah anak-anak pemulung itu, setelah membantu orang tua memulung, juga tetapbisa belajar.

Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

"Karena kita tidak hanya berbagi alquran dan makanan,tapi juga berbagi optimisme. Bahwa diantara kita tidak ada jarak. Semua punya hak untuk sukses dan ceria," lanjut Supriadi, yang juga dari Forum Komunikasi Guru Mengaji TPA Kemenag Kota Makassar.

Ela Nahlang, Komunitas Jumat Berkah Makassar menambahkan, jika mereka mendampingi anak-anak pemulung di Kampung Pemulung Pai tersebut sejak November lalu.

"Jadi sejak November sudah ada kegiatan belajar mengaji. Dan harapannya, ini bisa berlanjut, dan anak-anak bisa terus belajar mengaji, dan semoga jadi amal," tambahnya.

Baca Juga : Munas Alim Ulama NU 2025 Wacanakan Pembatasan Masa Jabatan dan Larangan Rangkap Jabatan Politik

Imam Masjid Abdul Muthalib, Dg Tunru pun mengaku senang karena ada yang mewadahi anak-anak pemulung itu. "Saya juga bangga, karena mereka adalah generasi penerus. Semoga ini berkelanjutan," harapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru