Tim Monev Kemendikbudristek Kunjungi Poltekbos, Bahas Kolaborasi Dosen dan Praktisi Mengajar

ist

Tujuannya, terkait Pelaksanaan Program Praktisi Mengajar di Poltekbos.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR—Politeknik Bosowa (Poltekbos) mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuannya, terkait Pelaksanaan Program Praktisi Mengajar di Poltekbos.

Ketua LPM Poltekbos, Irvawansyah mengatakan pertemuan ini merupakan program kolaborasi pembelajaran antara dosen pengampu mata kuliah. Ini bersama para praktisi dari berbagai instansi yang bertujuan meningkatkan kualitas lulusan,mengurangi potensi pengangguran terdidik dari lulusan.

“Hingga memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif, kolaboratif, dan partisipatif untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, kompetensi yang lebih baik, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ucapnya.

Baca Juga : KIP Kuliah Kemendikbudristek Turut Jadi Korban Serangan Siber ke PDN

Di sisi lain, pelaksanaan MONEV diawali dengan tahap perencanaan yaitu penyusunan jadwal kegiatan dan pembagian tugas tim monev, memeriksa kelengkapan instrumen, menetapkan sumber informan atau auditor.

Selama Monev dilakukan monitoring terhadap tugas dan tanggung jawab dari Koordinator Perguruan Tinggi, Koordinator Dosen, Pengelola Keuangan, Praktisi dan Dosen Pengampu dengan menggunakan instrumen yang ditetapkan oleh LPM dengan mengacu pada pedoman Praktisi Mengajar.

Kegiatan bertujuan untuk mengetahui bahwa program praktisi mengajar di Poltekbos dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan memberikan masukan terhadap pengambilan keputusan berkaitan perlu atau tidaknya inovasi dan revisi tersebut.

Baca Juga : Wakil Rakyat Pertanyakan Anggaran Pendidikan Besar ke Nadim Dibalik Kenaikan UKT

memaparkan Poltekbos merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang aktif dalam mengikuti dan melaksanakan program pemerintah dalam hal ini Praktisi Mengajar dan telah tergabung mulai dari Batch 1, Batch 2 dan Batch 3.

" Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja,"paparnya.

Direktur Poltekbos Alang Sunding berharap, agar kegiatan monitoring dan evaluasi ini bisa memberikan masukan dan pencerahan kepada tim praktisi untuk dapat melanjutkan program Kampus Merdeka angkatan selanjutnya.

Baca Juga : Kenaikan UKT Disorot Anggota DPR RI, Kemendikbudristek Bakal Evaluasi Peraturan Menteri

" Hadirnya praktisi di ruang-ruang pembelajaran diharapkan mahasiswa mendapatkan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri sehingga mahasiswa lebih siap bersaing di dunia kerja,"harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru