Ledakan Smelter di ITSS Disebabkan Hilirisasi yang Tak Inklusi, Timnas AMIN Minta Pemerintah Evaluasi

ist

dampak hilirisasi yang tidak inklusif sehingga merugikan para pekerja di sana. Misalnya kerusakan lingkungan, tidak hadirnya kesejahteraan sampai standard keselamatan kerja yang tidak safety dan sesuai aturan.

PORTALMEDIA.ID, MOROWALI - Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan -Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) sangat prihatin atas ledakan smelter yang merenggut 12 nyawa karyawan PT ITSS di Kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12/2023).

“Turut berduka sedalam-dalamnya atas 59 korban dari kebakaran di kawasan IMIP,"kata Juru bicara (Jubir) Muda Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan -Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Hari Akbar di Jakarta, (25/12/2023).

Dari data yang dihimpun PT IMIP, jumlah korban saat ini mencapai 51 orang. Perinciannya, sebanyak 12 orang menjadi korban jiwa pada peristiwa, terdiri atas 7 tenaga kerja Indonesia dan 5 tenaga kerja asing. Korban luka ringan dan berat sebanyak 39 korban luka-luka.

Baca Juga : Smelternya Terbakar dan Tewaskan 12 Pekerja, Berikut Profil ITSS Morowali

Akbar menilai, kejadian tersebut dikarenakan dampak hilirisasi yang tidak inklusif sehingga merugikan para pekerja di sana. Misalnya kerusakan lingkungan, tidak hadirnya kesejahteraan sampai standard keselamatan kerja yang tidak safety dan sesuai aturan.

Akbar berkesimpulan demikian karena mendengar beberapa pengalaman pekerja di IMIP. "Kronologi kawan-kawan yang ada di lapangan, tungku smelter sebenernya sudah bocor dan harus diperbaiki dengan menghentikan proses produksi,"ungkapnya.

Lanjut Akbar, setelah proses produksi masih dipaksakan akhirnya tungku smelter meledak dan memakan puluhan korban.

Baca Juga : Hasil Investigasi Awal, Ini Penyebab Ledakan di ITSS Morowali yang Tewaskan 12 Pekerja

Untuk itu, Akbar berharap agar Pemerintah harus mengevaluasi ulang standar keselamatan kerja pada smelter-smelter ini. Jangan hanya mementingkan investor dengan narasi hilirisasi dan akhirnya menjerat keselamatan karyawan.

"Kalau mas Gibran beberapa waktu lalu bicara hilirisasi terus, ini bisa dilihat kerja pak Jokowi terkait hilirisasi yang jelas banyak merugikan,”imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru