Versi Indo Barometer: Pilpres Satu Putaran Hemat Anggaran Negara Rp27 Triliun

IST NGOPI. Muhammad Qodari (pakai topi), saat Ngobrol Bareng (Ngobar) Biru Ceria-02 bertajuk 'Spirit Perjuangan Pilpres Sekali Putaran’, di Rumah Besar Relawan Prabowo-Gibran, Jakarta Barat.

Menurut Qodari, Pilpres satu putaran berdampak baik pada keuangan negara. Salah satunya menghemat anggaran negara hingga Rp27 triliun.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menyebut Pemilihan Presiden (Pilpres) satu putaran menghemat anggaran negara.

Hal itu diungkapkan Muhammad Qodari, saat Ngobrol Bareng (Ngobar) Biru Ceria-02 bertajuk 'Spirit Perjuangan Pilpres Sekali Putaran’, di Rumah Besar Relawan Prabowo-Gibran, Jakarta Barat.

Menurut Qodari, Pilpres satu putaran berdampak baik pada keuangan negara. Salah satunya menghemat anggaran negara hingga Rp27 triliun.

Baca Juga : Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Menang Sah, Tanggapi Santai Desakan Purnawirawan

"Data yang saya dapatkan, anggaran yang bisa dihemat sebanyak Rp27 triliun. Itu bisa untuk subsidi pendidikan, pupuk, dan lainnya," kata Qodari.

Karena itu, Qodari menilai Pilpres satu putaran akan berdampak positif bagi Bangsa Indonesia. Terlebih, berbagai hasil survei menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran unggul jauh dari dua pasangan capres lainnya.

“Untuk menuju sekali putaran tinggal geser 5%. Menggesernya ketahuan, temen temen sesama pendukung Pak Jokowi. Kedua, kita waspada kalau ada provokasi jangan dilayani,” kata Qodari

Baca Juga : Program Cek Kesehatan Gratis Masuki Tahap Finalisasi, Sosialisasi Dimulai Desember 2024

Dalam perspektif lain, Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengatakan, pada saat bersamaan di dunia ini ada puluhan negara menggelar Pemilu, di antaranya Taiwan, Rusia, Amerika, Inggris, dan India.

"Karena itu, kita tidak boleh meraba-raba dengan ketidakpastian. Pak Prabowo punya pengalaman itu. Maka, satu putaran adalah jawaban," kata Budiman.

Dengan pengalaman yang dimiliki Prabowo Subianto, Budiman meyakini akan lebih memberi kepastian terhadap masa depan Indonesia di dunia Internasional, serta dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru