Dorong Pembangunan Ekonomi Biru, Pemprov Sulsel Gelar Forum Diskusi Bersama BUMD, Pemda dan Pengusaha
Pondasi utama dari konsep Blue Economy (Ekonomi Biru) adalah ekonomi kelautan lestari, berketahanan dan inklusif, yang memerlukan laut bersih, sehat dan produktif, serta ketahanan kawasan pesisir dan ekosistem laut yang memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, membuka Forum Pertemuan Antara Pengusaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Pemerintah Daerah se Sulsel Tahun 2024.
Pertemuan itu dilaksanakan di Hotel Four Points, di Jalan Andi Djemma No.130, Pa'baeng-Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu, 10 Desember 2023. Forum ini mengusung tema Arah Pembangunan Ekonomi Biru Sulawesi Selatan yang Mandiri, Maju dan Berkelanjutan Tahun 2045.
Kegiatan ini menentukan program terutama bagaimana pembangunan ekonomi biru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, khususnya di Pulau Sulawesi ke depan.
Baca Juga : RUU BUMD Dinilai Mendesak, DPR Soroti Lemahnya Tata Kelola dan Profesionalisme di Daerah
Untuk diketahui, pondasi utama dari konsep Blue Economy (Ekonomi Biru) adalah ekonomi kelautan lestari, berketahanan dan inklusif, yang memerlukan laut bersih, sehat dan produktif, serta ketahanan kawasan pesisir dan ekosistem laut yang memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan.
Forum ini dibuka Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Serta dihadiri Ketua DPRD Sulsel dan Forkopimda, Para Bupati/Wali Kota Se Sulsel, Para Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se Sulsel, Ketua Komite Ekonomi Sulsel Tanri Abeng, Pimpinan Perbankan se Sulsel, Pengusaha dan eksportir se Sulsel.
Diskusi dalam forum ini dipandu oleh moderator Prof. Marzuki DEA. Juga dirangkaikan dengan Memory of Understanding (MoU) antara Pemprov Sulsel dengan Pemkab Enrekang, Bone, Wajo, Sidrap dan Soppeng.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Gubernur Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, juga turut diundang menghadiri forum ini. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News