Kampanye di Unhas, Mahfud Md Sebut Hukum Harus Ditegakkan Untuk Kesejahteraan
Mahfud Md mengatakan penegakan hukum menjadi kunci mensejahterakan rakyat Indonesia.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Cawapres nomor urut 3 Prof Mohammad Mahfud Mahmodin menjelaskan tentang visi misi serta program unggulan pada kegiatan "Bedah Gagasan dan Visi Pemimpin Bangsa" yang dilaksanakan oleh Universitas Hasanuddin.
Kegiatan yang bertujuan sebagai ruang publik bagi masyarakat untuk mengenal bakal calon presiden tersebut berlangsung di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas, Tamalanrea, Sabtu (13/1/2024).
Mengawali kegiatan, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi kepada masyarakat dengan menyediakan platform yang mendukung transparansi dan partisipasi publik dalam menyaring visi dan gagasan calon pemimpin.
Baca Juga : Mahfud MD Soroti Campur Tangan Politik dalam Reformasi Pelayanan Polri
“Kesyukuran bagi Unhas bisa menyelenggarakan kegiatan ini. Sesuai peraturan MK dan KPU maka diterbitkan keputusan rektor tentang kampanye pemilihan umum presiden dan wakil presiden dalam lingkup Unhas yang legal. Kami sangat serius untuk menyelenggarakan hal tersebut, untuk memperkaya pemahaman bersama tentang visi misi calon pemimpin bangsa,” jelas Prof JJ.
Prof Mahfud menjelaskan secara umum tentang visi misi serta program utama yang akan diwujudkan. Dirinya banyak memberikan gambaran tentang program untuk mendorong Indonesia unggul dan maju, misalnya saja dalam sektor kesehatan dengan menghadirkan satu desa untuk satu faskes dan satu naskes.
“Kami mempunyai visi Indonesia unggul, Indonesia lebih baik. Hukum harus menjadi landasan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Untuk mendorong Indonesia maju, diperlukan pertumbuhan ekonomi rata-rata 6, pengelolaan harus dilaksanakan dengan baik, birokrasi juga harus dioptimalkan. Hukum harus ditegakkan, tindakan korupsi harus ditegaskan,” jelas Prof Mahfud.
Baca Juga : Serap Aspirasi di Makassar, Komisi Reformasi Polri Catat Keluhan soal Pemerasan hingga Politik
Pada kegiatan ini, dihadirkan tiga panelis dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Para penelis tersebut diantaranya Prof Marzuki DEA, Prof Tasrif Surungan, dan Prof Amran Razak. Para penelis memberikan beberapa gambaran dan pertanyaan kepada Prof Mahfud tentang paparan yang diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News