Polisi Tembak Dua Pembegal Dokter Gigi di Makassar
Saaat aparat hendak melakukan pengembangan, keduanya melawan petugas. Mereka berusaha melarikan diri.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Aparat Polsek Rappocini menembak pelaku pencurian dan kekerasan atau begal karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan.
Kedua pelaku yang kini ditahan di Polsek Rappocini tersebut, yakni Jamaluddin Daeng Nojeng (45) dan Rustam (32). Keduanya merupakan pelaku pencurian disertai kekerasan terhadap seorang dokter gigi di Makassar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Mokhamad Ngajib menjelaskan, pelaku melakukan aksinya saat korban sedang berada di Jl Rappocini, Makassar, pada 19 Januari lalu.
Baca Juga : Terjaring Razia, Tiga Pedagang Miras Tradisional Diberi Pembinaan Spiritual
Saat itu, korban baru saja turun dari mobilnya dan langsung diancam oleh dua pelaku yang berboncengan menggunakan motor. Korban diancam menggunakan samurai.
"Pelaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan mengancam korbannya menggunakan samurai pada saat turun dari kendaraan. Kemudian mengambil tas korban secara paksa, " kata Ngajib saat mengekspose kasus tersebut, di Mapolsek Rappocini, Senin (22/1/2024).
Atas kejahatan pelaku, korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta. Diketahui di dalam tas pelaku ada telepon genggam, laptop, emas, dan berlian milik korban.
Baca Juga : Dua Pengamen di Makassar Nyambi Jadi Jambret untuk Hidupi Keluarga
"Dari barang-barang itu menurut korban kerugian yang dialami sebesar Rp250 juta. Dari hasil rampasan pelaku, bagian besar berhasil diamankan," sebut Kapolrestabes didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Rappocini dan Kasi Humas Polrestabes Makassar.
Saat diinterogasi lanjut Ngajib, para pelaku mengakui semua perbuatannya. Keduanya ternyata selama ini merupakan spesialis dalam kasus pencurian dan kekerasan. Bahkan sudah ada yang residivis.
"Kedua pelaku sudah lima kali melakukan aksi nekat itu, di lima lokasi yang berbeda. Dua di wilayah Polsek Rappocini dan tiga di Kabupaten Gowa, " terang Ngajib dihadapan sejumlah media.
Baca Juga : Pria di Makassar Bawa Kabur Mobil Jualan Kakak Lalu Dipakai Berfoya-foya
Ngajib menegaskan, saat anggota hendak melakukan pengembangan, keduanya melawan petugas. Mereka berusaha melarikan diri dari petugas. Anggota kemudian melakukan tembakan peringatan.
"Alhasil, kedua pelaku itu terpaksa dilumpuhkan. Satu pelaku kedua kakinya dilumpuhkan dan satunya lagi dilumpuhkan kaki sebelah kirinya, " tutupnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News