Jaga Hak Pilih, Bawaslu Ingatkan KPU Sterilisasi Gudang Logistik
Akses ke logistik perlu dibatasi sebagai salah satu upaya menjaga jumlah kotak dan surat suara logistik sebab jika jumlahnya kurang, pemilih terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Anggota Bawaslu Lolly Suhenty ingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk terus melakukan sterilisasi gudang penyimpanan logistik.
Dia menegaskan akses ke logistik perlu dibatasi sebagai salah satu upaya menjaga jumlah kotak dan surat suara logistik sebab jika jumlahnya kurang, pemilih terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
“Sterilisasi gudang logistik menjadi keharusan. Akses orang yang bisa masuk harus dibatasi. Supaya jumlah logistik tidak berkurang, sehingga bisa digunakan dan pemilih bisa menggunakan haknya pada pemungutan suara nanti,” katanya usai mengunjungi gudang logistik di Kabupaten Karawang.
Baca Juga : PDPB Disorot, Bawaslu Minta KPU Sulsel Lebih Proaktif
Dikatakan Lolly, Bawaslu mendapatkan informasi bahwa terdapat salah satu gudang logistik di Kabupaten Karawang tidak steril.
Gudang tersebut masih bisa digunakan untuk bermain bulutangkis oleh masyarakat. Sehingga siapapun bisa masuk dan melihat langsung tumpukan logistik.
“Kami sudah memberi saran perbaikan kepada KPU supaya gudang logistik steril. Agar tidak disalah gunakan oleh oknum-oknum tertentu. Sebab persoalan logistik sangat krusial,” tuturnya.
Baca Juga : Bawaslu Kembangkan Model Pengawasan Berbasis AI
Jelang masa tenang, sambung Lolly, seluruh jajaran Bawaslu provinsi, kabupaten/kota sampai adhoc akan melakukan patroli pengawasan penuh selama 24 jam. Hal tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak terjadinya pelanggaran.
“Setiap jajaran akan bergantian melakukan patroli. Biasanya ada peserta pemilu yang memanfaatkan masa tenang untuk bagi-bagi uang. Maka kehadiran Bawaslu untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi,” tegasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News