Puluhan Mahasiswa Demo di Kantor KPU Sulsel, Minta Penyelenggara Pemilu Netral

ist

Massa aksi yang datang melakukan demonstrasi di depan kantor KPU Sulsel menggugat KPU untuk bersikap netral pada pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari mendatang.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi kesatuan rakyat mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan AP Pettarani, Senin 12 Februari 2024.

Massa aksi yang datang melakukan demonstrasi di depan kantor KPU Sulsel menggugat KPU untuk bersikap netral pada pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari mendatang.

"Hanya ingin mengultimatum KPU itu sendiri, harus bersikap netral dalam pesta demokrasi 2024, karena memang ada beberapa pelanggaran yang terjadi di tubuh KPU itu sendiri," ucap Jimmi.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Dukung Pelatihan Paralegal Pemilu bagi Mahasiswa UMI

Selaku Koordinator lapangan, Jimmi mengungkapkan bahwa sejauh ini apa yang terjadi di tubuh KPU RI telah melakukan serangkaian pelanggaran kode etik, dimana KPU kuat dugaan tidak netral pada pesta demokrasi 2024 ini.

"KPU sendiri selalu di intervensi oleh Presiden RI Joko Widodo karena kita memang melihat kerap kali Joko Widodo sering cawe-cawe," pungkasnya.

Sebagai Kepala Negara lanjut Jimmi, harusnya Jokowi lebih mementingkan kepentingan rakyat Indonesia apalagi saat ini begitu banyak persoalan yang terjadi seperti maraknya PHK.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Bahas Perencaan Program Pencegahan Pemilu 2026

"Namun lagi-lagi kita melihat Presiden Joko Widodo tidak lagi fokus berbicara tentang bagaimana menyikapi persoalan yang terjadi namun kita melihat bagaimana Presiden Joko Widodo itu ikut kemudian Cawe-cawe dalam pesta demokrasi," tuturnya.

Dirinya menambahkan melihat hancurnya demokrasi saat ini, dengan banyaknya pelanggaran yang dilakukan pemerintah di era Jokowi. Sebagai bentuk kekecewaan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi tersebut menggugat KPU untuk bersikap netral.

"Sebagai bentuk kekecewaan, kami dari aliansi kesatuan rakyat Indonesia menggugat, kemudian melakukan aksi unjuk rasa di depan KPU itu sendiri," tutupnya.

Baca Juga : Bawaslu Mengajar di IAIN Parepare, Dorong Mahasiswa Aktif Awasi Pemilu

Sebelumnya Pantauan Herald Sulsel dilapangan Senin 12 Februari 2024 pukul 15:30 Wita di sepanjang jalan A.P. Pettarani menuju Jalan Perintis kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua tertumpuk di ruas jalan bawah tol layang Pettarani.

Akibat dari demo yang dilakukan mengakibatkan kemacetan panjang. Massa aksi juga sempat menahan beberapa truk besar yang digunakan untuk orasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru