Balai Pengelola Transportasi Darat Dukung Co'mo Jadi Feeder di Tiap Kecamatan
Co'mo berfungsi sebagai feeder, mengkoneksikan dengan Teman Bus juga di lorong wisata.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sulsel, Bahar Latief, mendukung transportasi publik listrik dan ramah lingkungan Commuter Metromoda (Co'mo) menjadi feeder di tiap-tiap kecamatan.
Co'mo yang merupakan inisiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto itu rencananya siap kembali dipamerkan di Rakorsus Pemkot Makassar mendatang.
"Como sebagai feeder itu kami setuju. Karena memudahkan akses antara daerah satu dengan lainnya terutama dalam hal pariwisata," kata Bahar usai mengunjungi kediaman wali kota, Selasa, 20 Februari 2024.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
Ia menuturkan, langkah itu sudah menjadi perhatiannya. Apalagi menunjang destinasi wisata darat, laut yang pasti akan berefek positif.
Pihaknya mengaku silaturahmi singkat ini demi mewujudkan transportasi yang berkeselamatan, nyaman dan menunjang pariwisata di Makassar.
Beberapa program yang siap dilaksanakan tahun ini, lanjut dia, ialah pembangunan Faskes, rambu, keselamatan lalu lintas, dan adanya pembangunan pelabuhan yang menunjang pariwisata di Makassar.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengungkapkan timnya sedang mempersiapkan Co'mo dengan mesin dan desain yang lebih baik dari sebelumnya. Rencananya, dia akan pamerkan itu pada Rakorsus mendatang.
"Saya perintahkan 15 unit produksi untuk masing-masing 15 kecamatan di Makassar," kata Danny Pomanto.
Jumlah itu ditarget rampung hingga akhir tahun. Dan, uniknya baterai Co'mo sudah menggunakan sumber dua panel surya sehingga mampu mengisi daya secara mandiri tanpa listrik PLN.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
Co'mo berfungsi sebagai feeder, mengkoneksikan dengan Teman Bus juga di lorong wisata. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News