Sandiaga: PPP Masih Berada dalam Partai Pendukung Pemerintah
Sandiaga mengaku merasa terhormat jika nantinya diajak untuk membangun bangsa dalam kabinet yang akan datang.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno tidak menutup kemungkinan PPP bergabung dengan pemerintahan periode berikutnya.
Sandiaga mengaku merasa terhormat jika nantinya diajak untuk membangun bangsa dalam kabinet yang akan datang.
"Dari pandangan saya, pandangan pribadi saya, kita pasti akan sangat terhormat untuk diajak membangun bangsa," ucap Sandiaga usai rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Senin (26/02/2024).
Baca Juga : Tiga Kali Bertarung dalam Enam Tahun, Appi Kenang Peran PPP dalam Karier Politiknya
Sandiaga menyebut, sesuai dengan namanya, Partai Persatuan Pembangunan harus ikut aktif dalam membangun bangsa.
Meski begitu, Sandiaga menyebut belum ada pembicaraan terkait bergabungnya PPP ke koalisi pemerintahan berikutnya.
Sandiaga menegaskan, soal arah koalisi partai harus melalui mekanisme internal seperti rapat pimpinan nasional (rapimnas).
Baca Juga : PPP Luwu Dukung Ilham Ari Fauzan sebagai Ketua DPW PPP Sulsel
"Partai persatuan untuk persatuan Indonesia dan pembangunan harus ikut aktif dalam membangun bangsa. Itu pandangan saya. Tapi tentu ada prosesnya, nanti ada rapimnas," tuturnya.
Sandiaga menegaskan saat ini PPP masih berada dalam partai koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dirinya sebagai menteri juga mengaku akan fokus bekerja menyelesaikan program-program di Kemenparekraf.
"PPP ini kan partai pendukung pemerintah, jadi posisi kita ada di pemerintahan. Ada dua menteri, ada satu wamen, ada stafsus presiden. Tentunya nanti ada proses yang berlanjut," ujar Sandiaga Uno. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News