400 Tim Terpadu Masih di Lokasi Longsor, Akses Jalan di Bastem Sudah Terbuka
Untuk tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas, MER-C, BPBD baik itu Luwu dan Palopo, serta TNI-Polri, juga semua potensi SAR masih mengoptimalkan pencarian. Termasuk melibatkan Tim K-9 Polda Sulsel atau anjing pelacak.
PORTALMEDIA.ID, LUWU - Sejak kejadian longsor di Bastem, Luwu, Senin, 26 Februari lalu, hingga saat ini sebanyak 400 anggota tim terpadu masih berada di lokasi. Tim terus bekerja keras untuk melakukan evakuasi, termasuk jika kemungkinan masih ada korban yang belum ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sulsel, Amson Padolo, menyampaikan, akses jalan kini sudah bisa dilalui.
"Dapat kami laporakan akses jalan sudah bisa dilalui, dan sudah terbuka," kata Amson, Kamis, 29 Februari 2024.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Sulsel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Untuk tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas, MER-C, BPBD baik itu Luwu dan Palopo, serta TNI-Polri, juga semua potensi SAR masih mengoptimalkan pencarian. Termasuk melibatkan Tim K-9 Polda Sulsel atau anjing pelacak.
"Kita berharap di hari keempat ini informasi dari masyarakat, jika ada yang kehilangan sehingga kita dapat memaksimalkan untuk mencari. Karena yang tertimpa longsor akses jalan, jangan sampai ada orang yang lewat, bukan berasal dari daerah tersebut atau daerah tetangga," paparnya.
Jika ada yang merasa kehilangan keluarga dan diperkirakan melintas di daerah Bonglo, Kecamatan Bastem pada saat kejadian, untuk melaporkan ke Posko Bencana Luwu.
Baca Juga : BPBD Sulsel Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi Akhir Tahun
"Sampai sekarang tim terpadu yang berjumlah 400 orang masih berada di lokasi kejadian," pungkasnya.
Update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Rabu, 28 Februari 2024, pukul 16.58 WITA, data korban meninggal dunia sebanyak lima orang. Masing-masing Emelia (30), Miskawati (21), Mariana (57), Wanto (18), Ratang (50). Sedangkan korban luka yang dirawat di rumah sakit sebanyak 8 orang. Korban selamat 11 orang. Serta 14 kendaraan roda dua telah dievakuasi, dan kendaraan roda empat belum dievakuasi. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News