Gegara Cinta Segitiga, Nyawa Gadis Muda Hilang di Tangan Teman Sendiri
Indriana dibunuh di tempat sepi di kawasan Bukit Pelang, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, malam hari pada 20 Februari 2024.
PORTALMEDIA.ID - Pada 25 Februari 2024, ditemukan jenazah perempuan di Dusun Cilengkong, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.
Polisi mengusut kasus itu dan mengungkap bahwa korban bernama Indriana Dewi Eka (25 tahun), asal Jakarta Timur.
Indriana dibunuh di tempat sepi di kawasan Bukit Pelang, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, malam hari pada 20 Februari 2024.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
Modus pembunuhannya adalah dicekik menggunakan ikat pinggang.
Selama 4 hari kemudian, jenazah Indriana dibawa dari Bogor ke Banjar memakai mobil dengan cara ditidurkan di belakang. Mukanya dipakaikan masker supaya seolah-olah sebagai penumpang tidur.
Mobil tersebut sempat mogok di daerah Kuningan dan diderek. Saat diderek ini, jenazah Indriana ada di dalamnya.
Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar
Terdapat 3 orang sebagai pelaku, DA laki-laki, pacar Indriana. DP, perempuan, pacar DA (otak pembunuhan), dan MR, eksekutor pembunuhan.
"Jadi DA dan DP ini sepasang kekasih tapi korban juga kekasih dari DA. Nah eksekutornya adalah MR," kata Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan, Jumat (1/3/2024).
Surawan menyebut kasus ini bertendensi cinta segitiga.
Baca Juga : Dipecat, Pangkat Diturunkan, Dosen yang Ludahi Kasir di Makassar Kini Jadi Tersangka Kasus Penghinaan
"Iya kira-kira seperti itulah, karena cemburu. Perempuan yang minta pelaku untuk melakukan pembunuhan," ujarnya.
MR selaku eksekutor pembunuhan pun sebenarnya teman korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News