Menuju Pilpres 2024

Tak Buru-buru, KIB Sebut akan Usung Capres yang Tidak Memecah Belah

Tiga pimpinan partai KIB, PAN Zulkifli Hasan, Golkar Airlangga Hartarto. PPP Suharso Monoarfa. Foto: dok detik

KIB yang terdiri dari PAN, PPP, dan Golkar hingga saat ini belum mengeluarkan nama capres yang akan diusung dalam Pilpres 2024 mendatang. Namun, KIB menyebutkan akan mengusung sosok yang tidak memecah belah.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut tak terburu-buru dalam menentukan calon presiden (capres).

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyebutkan dalam hal ini KIB akan mengusung sosok yang tidak memecah-belah.

"KIB ini santai saja, tidak akan menjadi faktor pemecah belah siapapun yang nanti akan diusung pasangan calon untuk didaftarakan di KPU nanti," ujar Viva, sapaan akrabnya, dalam sebuah diskusi daring, dikutip dari republika, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga : PAN Mulai Pertimbangkan Usulan Pilkada Dipilih DPRD

Ia menjelaskan, KIB dalam hal ini juga memprioritaskan kader dari Partai Golkar, PAN, dan PPP untuk diusung sebagai capres. Adapun penunjukannya nanti, tidak dilakukan lewat mekanisme pemungutan suara atau voting.

Ditetapkan Secara Aklamasi

"Di KIB itu akan ditetapkan secara musyawarah, aklamasi, tidak voting, dan penentuannya itu siapa yang akan ditetapkan nanti tidak menjadi faktor pemecah belah koalisi," ujar Viva.

Terbaru, Koalisi Indonesia Bersatu akan menggelar pertemuan pada 14 Agustus mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Forum tersebut akan menjadi ajang Partai Golkar, PAN, dan PPP untuk menyampaikan gagasannya ke masyarakat.

Baca Juga : Golkar Dorong Evaluasi Pilkada Langsung

"Kita sudah akan disatukan oleh sebuah platform yang jelas, nanti hari tanggal 14 setelah PKB dan Gerindra deklarasi, nanti kita juga ada acara KIB di Surabaya. KIB itu rencananya akan terus melakukan konsolidasi ke-34 provinsi," ujar Viva.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertemuan di Surabaya nanti tidak akan membahas capres yang akan diusung KIB. Menteri Koordinator Perekonomian ini melanjutkan, pertemuan itu akan membahas visi dan misi koalisi yang akan ditawarkan ke masyarakat.

"Itu (capres) chapter berikutnya ketika sudah menjelang akhir, deklarasi capres chapter terakhir," kata Airlangga.

Baca Juga : PPP Luwu Dukung Ilham Ari Fauzan sebagai Ketua DPW PPP Sulsel

Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa mengungkapkan bahwa agenda di Surabaya merupakan kegiatan internal koalisi. Namun, dia mengatakan bahwa KIB hingga saat ini masih terbuka apabila masih ada partai politik yang ingin bergabung.

"Kemungkinan partai yang datang ada yang hadir nanti kita lihat pada tanggal 14, tanggal 14 kita lihat di Surabaya," kata Suharso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru