Kemenkes Palestina Ungkap Ribuan Petugas Medis Kesulitan Dapat Makanan Buka Puasa
Juru bicara Kemenkes Palestina Ashraf Al Qudra meminta bantuan internasional untuk segera menyediakan makanan bagi staf medis di Gaza Utara.
PORTALMEDIA.ID - Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sekitar 2.000 staf medis di Gaza utara tak mendapat makanan untuk berbuka puasa di hari pertama Ramadan, Senin (11/3/2024).
"[Mereka] tak menemukan makanan apa pun untuk berbuka puasa di hari pertama Ramadan," demikian pernyataan Kemenkes seperti dikutip, Selasa (12/3/2024).
Juru bicara Kemenkes Palestina Ashraf Al Qudra meminta bantuan internasional untuk segera menyediakan makanan bagi staf medis di Gaza Utara.
Baca Juga : Gibran Terciduk Nonton Konser Bruno Mars, Jejak Digital Fufufafa soal Palestina Ikut Dikuliti
"Tenaga medis terlalu rentan terhadap kelaparan yang melanda Jalur Gaza utara," kata Al Qudra.
Warga di Palestina terutama Gaza menjalani Ramadan di bawah serangan bom Israel dan ancaman kelaparan.
Usulan gencatan senjata saat Ramadan tak juga terlaksana. Warga Gaza mau tak mau harus menjalankan puasa Ramadan dengan penuh keprihatinan.
Baca Juga : Indonesia Siapkan Bantuan ke Palestina dan Sudan Masing-masing Rp15 Miliar
Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober 2023. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.
Selama agresi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti rumah sakit, kamp pengungsian, hingga sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News