Alasan Oknum Anggota Polisi Hajar Penagih Utang, Ingin Selamatkan Keluarga

ist

Sunarto menyebut saat kejadian, Aiptu FN sedang bersama istri dan dua anaknya. Saat itu 12 orang yang diduga debt collector mendatangi mereka dan memaksa menyerahkan kunci mobil.

PORTALMEDIA.ID - Aiptu FN, polisi yang menusuk debt collector di parkiran salah satu mal di Jalan Pom IX, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Kota Palembang, Sumatera Selatan beralasan melakukan aksinya demi melindungi keluarga.

Pernyataan itu disampaikan FN usai menyerahkan diri ke Polda Sumatera Selatan.

"Mengapa dia melakukan itu? Yang pertama, karena dia melakukan untuk melindungi keselamatan keluarganya," kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Sunarto dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/3/2024).

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

Sunarto menyebut saat kejadian, Aiptu FN sedang bersama istri dan dua anaknya. Saat itu 12 orang yang diduga debt collector mendatangi mereka dan memaksa menyerahkan kunci mobil.

Menurut pengakuan FN, para debt collector itu sampai menggedor-gedor kaca pintu mobil.

"Ada istri dan anaknya dua orang yang saat itu diancam oleh 12 orang yang diduga debt collector tadi dengan menggedor-gedor kaca mobil. Kemudian memaksa untuk meminta kunci mobil dan memaksa keluar, sehingga kemudian ada upaya untuk melindungi keluarga dari yang bersangkutan," ujar dia.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Diberitakan, Aiptu FN menusuk debt collector karena tak terima ditagih melunasi tunggakan mobil. Akibat insiden itu, debt collector bernama Deddi Zuheransyah mengalami empat luka tusuk di bagian tangan dan pundak kanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru