Unismuh Makassar Bakal Miliki Gedung Laboratorium 12 Lantai, Habiskan Dana Rp52,9 Miliar
Laboratorium tersebut, kata Rakhim, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp52,9 miliar.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti melakukan pencanangan pembangunan gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung Serbaguna Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Pencanangan ini ditandai dengan penekanan tombol sirine secara bersama-sama oleh Prof Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Prof Irwan Akib, Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse, dan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar Prof Gagaring Pagalung.
Turut mendampingi para anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan para Wakil Rektor Unismuh Makassar.
Baca Juga : Libatkan Guru Besar dan Dosen, Unismuh Makassar Sasar 96 Sekolah
Sebelum pencanangan, Wakil Rektor I Abdul Rakhim Nanda memberikan penjelasan teknis terkait pembangunan kedua gedung tersebut.
“Gedung Laboratorium Terpadu ini sebenarnya 14 lantai, lantai paling bawah digunakan sebagai basement, dan lantai paling atas atau rooftop akan dimanfaatkan sebagai Lounge,” ungkap Rakhim.
Laboratorium itu disebut terpadu, kata Rakhim, karena semua laboratorium akan dipadukan di situ. Laboratorium dari semua fakultas dan prodi akan ditempatkan di gedung baru itu.
Baca Juga : Jelang Ramadhan, Unismuh Makassar Bekali Muballigh Hijrah, 445 Dai Disiapkan Terjun ke 29 Kabupaten
Ia melanjutkan, bahwa lantai 1 hingga 8 akan dimanfaatkan sebagai laboratorium. Lantai 9 dan 10 akan dijadikan kantor pusat studi yang ada di Unismuh.
Lantai 11 akan dimanfaatkan sebagai ruang arsip dan dokumen. Sementara lantai 12 akan digunakan sebagai ruangan seminar. Terakhir, bagian atas akan digunakan sebagai lounge.
Laboratorium tersebut, kata Rakhim, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp52,9 miliar.
Baca Juga : Puluhan OTK Serang Unismuh Makassar, Dua Mahasiswa Luka Parah
Ia juga menjelaskan tentang Gedung Serbaguna Unismuh yang akan dibangun di Kompleks Unismuh Health Center di Jalan Tun Abd Razak Kabupaten Gowa.
Gedung ini nantinya akan menjadi fasilitas multifungsi bagi masyarakat, termasuk sebagai tempat pertemuan dan perayaan pernikahan. Gedung tersebut diperkirakan menelan anggaran sebanyak 32,59 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News