Ganjar Beri Sinyal PDIP Tak Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran

ist

Mengambil posisi di luar pemerintahan, bagi Ganjar, penting agar mekanisme check and balance atau saling kontrol antarlembaga mampu terwujud secara baik.

PORTALMEDIA.ID - Mantan calon presiden Ganjar Pranowo memprediksi partainya, PDIP bakal berada di luar pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal itu kata Ganjar bisa terbaca dari pernyataan-pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Belum memutuskan ya, tapi saya kira kalau lihat statement-statement-nya Bu Mega, rasanya iya. Di luar pemerintahan, kan kita tidak kenal (istilah) oposisi," kata Ganjar di kediamannya, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY, Kamis (25/4/2024).

Mengambil posisi di luar pemerintahan, bagi Ganjar, penting agar mekanisme check and balance atau saling kontrol antarlembaga mampu terwujud secara baik.

Baca Juga : Megawati Resmi Tutup Rakernas I PDIP yang Hasilkan 21 Rekomendasi

Ganjar pribadi merasa lebih cocok ketika dirinya berada di luar pemerintahan. Hal ini ia sampaikan ketika disinggung perihal kemungkinan adanya tawaran kursi menteri untuk dirinya. Ganjar secara tegas menyampaikan telah mengutarakan sikapnya.

"Ah, itu sudah saya jawab berkali-kali. Biar bedakan antara sikap politik dan penghormatan kepada pemenang. Saya menghormati pemenang, tapi sikap politik saya ya lebih baik kami di luar," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Hubungan Luar Negeri, Ahmad Basarah menyebut partainya siap untuk menjadi koalisi maupun oposisi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca Juga : Puan Tegaskan Peran PDIP sebagai Penyeimbang yang Berpihak pada Rakyat

Basarah mengatakan hal ini akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP pada Mei mendatang. Menurut dia, keputusan tersebut menjadi hak prerogatif Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum PDIP.

"Di sanalah [Rakernas] akan menentukan sikap politiknya, akan berada atau di luar pemerintah," kata Basarah.

"Jadi apapun keputusan Ibu Megawati kelak, maka seluruh kader akan siap berada maupun di luar pemerintahan," kata dia.

Baca Juga : PDIP Gelar Rakernas I Bertepatan HUT ke-53 pada 10–12 Januari

Basarah menyebut partainya telah terbiasa melalui dinamika dan cuaca politik sejak era orde baru, bahkan sejak era kolonialisme lewat nama PNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru