Polisi Bongkar Praktek Judi Online Higgs Domino
Kepolisian mengatakan, dalam menjalankan operasinya, EP membuat aplikasi judi Slot Higgs Domino secara otodidak.
PORTALMEDIA.ID - Polisi mengungkap cara sindikat jual beli koin judi online slot higgs domino yang dikelola oleh EP bersama dengan 3 karyawannya, BP, DA, TA.
Wadirkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Hendri Umar mengatakan, mereka mempromosikan judi online itu lewat akun channel YouTube bernama channel Bos Zaki dengan username pribadi @Dzakki594.
"Kemudian untuk modusnya cara yang dilakukan oleh tersangka EP, yaitu melalui channel YouTube yang dimilikinya dan akun tadi yang dimiliki tersangka ini telah memasarkan permainan judi online dengan jenis slot, domino, poker, dan lain-lain kepada pemain judol," terang Hendri dalam jumpa pers, Jumat (26/4/2024).
Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan
"Kemudian, dalam video konten video di akun ini, terlebih dahulu harus mendownload aplikasi jadi ada dua aplikasi yaitu slot domino dan royal dream melalui link yang dibagikan tersangka," sambungnya.
Para pemain judi online yang tertarik nantinya akan diberikan link, kemudian diarahkan untuk mengunduh aplikasi yang dibuat oleh EP sendiri untuk bermain judi slot.
Usai pemain mendapatkan aplikasi itu, mereka harus membeli chip seharga Rp 65 ribu.
Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
"Ini nanti setelah permainan selesai dapat ditukarkan dengan uang, dan ditransfer oleh EP kepada pemain. Dan EP juga telah merekrut 3 orang karyawan yang berinisial BYP, kemudian BA dan TA, dan ketiga ini sebagai admin sebagai admin live streaming dan jual beli koin," terang Hendri.
Kepolisian mengatakan, dalam menjalankan operasinya, EP membuat aplikasi judi Slot Higgs Domino secara otodidak.
"Aplikasinya langsung buatan mereka. Mereka membuat sendiri. Jadi untuk sementara, tidak ada melibatkan pihak dari luar. Tapi ini murni dari kegiatan yang dilakukan oleh 4 orang ini dengan dikelola langsung dari saudara EP," terang Hendri.
Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik
Dia tidak memiliki latar belakang IT dan hanya merupakan pria dengan pendidikan terakhir SMA.
"Latar belakangnya jadi hanya dari pendidikan setingkat sma mba. Jadi yang bersangkutan ini bukan sarjana IT atau di bidangnya," tambahnya.
Sebelumnya Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, para tersangka sudah melancarkan aksinya sejak 2021. Keuntungan yang didapatkan mencapai miliaran rupiah.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
"Omzet dari kegiatan yang dilakukan EP dkk, mulai dari Rp 300 juta sampai dengan Rp 1 miliar per bulan," kata Ade dalam keterangannya, Kamis (25/4/2024).
"Kegiatan live streaming slot online yang dilakukan oleh EP dkk sudah berjalan sejak tahun 2021 dan total omzet sekitar Rp 30 miliar," tambahnya.
Ade menjelaskan, tersangka EP juga memberikan upah sebesar Rp 12.500 per jam kepada 3 tersangka lain yang merupakan karyawannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News