Kabupaten Pinrang Capai Kemajuan Signifikan dalam Penurunan Stunting
Kabupaten Pinrang berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 17,6% pada tahun 2023.
PORTALMEDIA.ID, PINRANG - Hasil terbaru dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 yang dirilis pada Kamis (25 April 2024) menunjukkan kabar menggembirakan bagi Kabupaten Pinrang.
Menurut data yang diumumkan bersamaan dengan Rakernas Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024, Kabupaten Pinrang berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 17,6% pada tahun 2023, menandai penurunan yang signifikan sebesar 3,3% dari tahun sebelumnya yang tercatat 20,9%, dan pada tahun 2021 sebesar 24,5%.
Prestasi ini menempatkan Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah dengan prevalensi stunting terendah, berada di urutan ketiga terbaik di antara 24 kabupaten/kota di provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Inspeksi ke Kantor Lurah, Bupati Pinrang Pastikan Layanan Publik Berjalan Maksimal
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Pinrang, Ramli Yunus, yang juga bertindak sebagai Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pinrang, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif ini.
"Alhamdulillah, upaya dan kerja keras seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Pinrang membuahkan hasil yang menggembirakan," ujar Ramli Yunus, Jumat (26/4/2024).
"Kerja keras ini tidak terlepas dari peran Bupati, Wakil Bupati Pinrang selaku Ketua TPPS, Ketua Tim Penggerak PKK, dan seluruh lintas sektor baik OPD maupun pihak lain yang mendukung percepatan penurunan stunting," sambungnya.
Baca Juga : Pinrang Jadi Tuan Rumah Festival Budaya Internasional
Ramli juga menekankan pentingnya kontribusi dari para tenaga lapangan, termasuk penyuluh KB, tenaga kesehatan, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
"Mereka adalah pahlawan kita di garis terdepan yang melakukan pendampingan terhadap sasaran anak stunting dan keluarga berisiko stunting," katanya.
Kabupaten Pinrang terus berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil positif ini dengan fokus utama pada pencegahan kasus baru stunting, melalui kerja konvergensi antarsektor dan sinergisitas semua stakeholder.
Baca Juga : Bupati Pinrang Tegaskan Penyandang Disabilitas Bisa Berpartisipasi Bangun Daerah
Berbagai program dan kebijakan telah diimplementasikan, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil, sambil menekankan pentingnya langkah-langkah preventif di seluruh komunitas. (IHT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News