Danlantamal VI Makassar Beberkan Awal Mula Anggotanya Tembak Warga

Danlantamal VI Makassar, Brigjen (Mar) Andi Rahmat saat memberikan keterangan pers. Ist

Danlantamal VI Makassar, Brigjen (Mar) Andi Rahmat menjelaskan peristiwa itu berawal dari pencurian ponsel di rumah salah seorang warga.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Seorang anggota TNI Angkatan Laut, Koptu SB diduga menembak dua warga sipil di Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (5/4/2024). Satu di antara korban yang ditembak meninggal dunia.

Danlantamal VI Makassar, Brigjen (Mar) Andi Rahmat menjelaskan peristiwa itu berawal dari pencurian ponsel di rumah salah seorang warga.

Kemudian didapati informasi bahwa pelaku pencurian diduga berasal dari kampung lainnya.

Baca Juga : Desy Ratnasari Minta Peluang Setara bagi Prajurit Perempuan di Satuan Penerbangan

"Sekira pukul 04.50 WITA, berdasarkan keterangan saksi mata atas nama FI, telah terjadi keributan antarkampung dengan menggunakan batu dan busur yang kemungkinan diakibatkan tentang permasalahan HP," kata Andi.

Tidak lama setelahnya, Koptu SB mengecek kondisi rumahnya dan melihat kaca rumah sebelah kanan pecah terkena lemparan warga yang bertikai.

Koptu SB lalu keluar menuju balkon lantai dua rumahnya untuk melihat warga yang bertikai.

Baca Juga : Polri Perluas Direktorat PPA-PPO untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

"Kemudian dari salah seorang warga yang bertikai sempat berteriak 'tembak komandan'. Akan tetapi Koptu SB dilempari batu oleh pihak yang bertikai dari arah tol," ujar Andi.

Koptu SB kemudian masuk ke kamar untuk mengambil senapan angin berjenis PCP. Ia lalu menembak ke arah warga yang bertikai sebanyak tiga butir dari balkon lantai dua rumahnya.

Sekitar pukul 05.00 WITA, Koptu SB turun ke samping pagar tol dekat rumahnya dengan membawa senapan. Ia melihat tiga orang membawa parang menuju sisi tol dekat rumahnya.

Baca Juga : Minim Sosialisasi, DPR Minta KUHP dan KUHAP Baru Lebih Dikenalkan ke Publik

"Kemudian Koptu SB menembak ke arah tiga orang yang membawa parang tersebut sebanyak satu butir dan diduga mengenai korban atas nama FL pada bagian dada sebelah kanan dan saat ini sedang dirawat di RS," katanya.

Lalu sekitar pukul 05.02 WITA, Koptu SB melihat ada orang membawa senter dari arah sisi lain jalan tol.

"Ada yang berteriak 'itu pelakunya komandan'. Koptu SB selanjutnya menembak ke arah orang membawa senter tersebut sebanyak satu butir dan diduga mengenai korban atas nama FR pada bagian kepala hingga menyebabkan luka serius di kepala hingga meninggal dunia," ujar Andi.

Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi

Andi mengatakan Koptu SB kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Polisi Militer Angkatan Laut Lantamal VI mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti yang digunakan di Kantor Pomal Lantamal VI untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru