Kredit Perbankan Tumbuh 13,09% Pada April 2024, Ini Sektor Pendorongnya

IST

Pertumbuhan kredit tersebut lebih baik dibandingkan pada bulan sebelumnya. Pada Maret 2024, BI mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih di kisaran 12,4%.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Penyaluran kredit perbankan kian melaju. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit per April 2024 sebesar 13,09% secara tahunan (YoY).

Pertumbuhan kredit tersebut lebih baik dibandingkan pada bulan sebelumnya. Pada Maret 2024, BI mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih di kisaran 12,4%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, kredit tumbuh tinggi karena didorong oleh pertumbuhan kredit di banyak sektor, seperti sektor industri, jasa dunia usaha, dan perdagangan, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : BI Catat Uang Beredar Tembus Rp10.133,1 T pada Desember 2025

Ia melihat tingginya permintaan kredit juga dipengaruhi oleh sisi penawaran, sejalan dengan terjaganya appetite perbankan yang didukung oleh tingginya permodalan, berlanjutnya strategi realokasi aset ke kredit oleh perbankan, dan diterapkannya Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang menjaga kecukupan likuiditas perbankan.

"Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja korporasi dan rumah tangga yang tetap terjaga baik," ujar Perry.

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang masing-masing tumbuh sebesar 15,69% YoY, 13,25% YoY, dan 10,34% YoY.

Baca Juga : Catatan BI: Transaksi QRIS Tap Tembus Rp28 Miliar di Akhir 2025

Selain itu, pembiayaan syariah juga tumbuh tinggi sebesar 14,88% yoy, sementara kredit UMKM  tumbuh sebesar 7,30% yoy.

"Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan kredit 2024 akan terus meningkat menuju batas atas kisaran prakiraan 10%-12%," ujarnya.

Ke depan, Perry bilang BI akan terus memperkuat efektivitas implementasi kebijakan makroprudensial akomodatif dan mempererat sinergi dengan Pemerintah, KSSK, perbankan, serta pelaku usaha untuk mendukung peningkatan kredit/pembiayaan bagi pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.(*)

Baca Juga : SBT Capai 55,74%, Penyaluran Kredit Baru Meningkat

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru