Deretan Artis Ikut All Eyes on Rafah, Dua Lipa hingga Bella Hadid
Salah satu di antaranya adalah Dua Lipa. Ia mengecam serangan Israel di Rafah dan menekankan bahwa Israel melalukan genosida di Rafah karena telah membakar warga sipil dan anak-anak.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Jutaan pengguna Instagram termasuk selebritas dunia menyuarakan dukungan kepada Rafah yang digempur Israel dalam beberapa hari terakhir. Mereka membagikan gambar AI-generated bertuliskan All Eyes on Rafah di media sosial.
Salah satu di antaranya adalah Dua Lipa. Ia mengecam serangan Israel di Rafah dan menekankan bahwa Israel melalukan genosida di Rafah karena telah membakar warga sipil dan anak-anak.
"Membakar anak-anak hidup-hidup tidak pernah bisa dibenarkan," ujar Dua Lipa via Instagram, Selasa (28/05/2024).
Baca Juga : Agnez Mo Panen Hujatan Usai Sebut Pembantaian di Rafah adalah Perang
"Seluruh dunia sedang bergerak untuk menghentikan genosida Israel. Mohon tunjukkan solidaritas Anda untuk Gaza," lanjutnya.
Begitu pula dengan Bella Hadid yang memang sejak awal sudah vokal menyuarakan gencatan senjata, hingga mengecam genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Serupa, Pedro Pascal mengunggah poster di Instagram bertuliskan "All Eyes on Rafah" atau semua mata tertuju ke Rafah. Poster dengan warna merah dan putih itu telah disukai lebih dari 500 ribu orang per Rabu (29/5).
Baca Juga : Israel Klaim Bunuh 300 Militan Palestina dalam Operasi Rafah
Beberapa aktor, penyanyi, hingga model juga ikut bersuara dengan mengunggah poster "All Eyes on Rafah" di Instagram Story masing-masing, seperti bintang Bridgerton Nicola Coughlan dan Sam Phillips, hingga Aaron Dressner.
Ariana Grande pun ikut menyuarakan isu tersebut lewat Instagram Story. Ia terlihat mengunggah ulang donasi kemanusiaan untuk anak-anak Gaza yang diinisiasi oleh Nicola Coughlan dan Palestine Children's Relief Fund.
Sementara itu, penyanyi Kehlani berusaha membalas komentar sejumlah pihak yang menyebut isu tersebut politis. Kehlani justru menilai genosida yang dilakukan Israel itu murni masalah kemanusiaan.
Baca Juga : ICJ Perintahkan Israel Hentikan Serangan Militer di Rafah
"Ini bukan politis. Ini soal kemanusiaan. Jika membebaskan Palestina bukan sikap Anda, Anda seharusnya tidak menyalahkan politik. Anda perlu memeriksa rasa kemanusiaan," ujar Kehlani via Instagram.
Paramore juga menyuarakan dukungannya terhadap Palestina, tanpa mengunggah foto AI-generated bertuliskan All Eyes on Rafah. Band rock AS tersebut kembali menyerukan gencatan senjata dan mengajak lebih banyak orang memberikan dukungan kepada Palestina.
"Mereka masih membutuhkan bantuan kita," tulis Paramore. "Kami tidak percaya bahwa dukungan yang diberikan kepada teman dan keluarga Palestina sama dengan anti-Semitism."
Baca Juga : Kurang Pasokan, PBB Tangguhkan Distribusi Makanan di Rafah
"Kami mencintai teman dan keluarga Yahudi dan berdoa bagi pada sandera supaya kembali dengan selamat. Kami benar-benar tidak mendukung genosida. Kami mendukung dan menyerukan segera gencatan senjata permanen."
Berikut beberapa artis dunia yang ikut suarakan All Eyes on Rafah.
- Dua Lipa
- Bella Hadid
- Pedro Pascal
- Nicola Coughlan
- Sam Phillips
- Aaron Dressner
- Ariana Grande
- Kehlani
- Paramore
- Priyanka Chopra
- Kareena Kapoor
- Mark Ruffalo
- Jenna Ortega
- Melissa Barrera
- Giacoo Gianniotti
- Rosie O'Donnell
- Mindy Kaling
DI sisi lain, muncul kontroversi di balik ramainya penyebaran poster AI-generated All Eyes on Rafah. Banyak yang menyayangkan hal tersebut karena sesungguhnya para artis bisa mengunggah foto riil atau hasil karya seniman sesungguhnya.
Banyak netizen termasuk seniman menilai begitu banyak foto serta situasi nyata di Palestina yang bisa dibagikan di media sosial untuk menyadarkan lebih banyak orang mengenai situasi di sana.
Tolong hentikan membagikan AI bertuliskan 'All Eyes on Rafah.' Ada orang yang benar-benar berada dalam konflik ini. Jangan kurangi rasa kemanusiaanmu hanya demi tren Instagram. Saya tahu maksud kalian, tapi kita harus gunakan energi ini untuk menyebarkan fakta dan suara Palestina," cuit netizen.
"Palestina harus merekam dan mencatat semua yang mereka rasakan dan terjadi di Rafah supaya dunia percaya, tapi orang-orang malah membagikan template AI-generated itu benar-benar aneh," kata warganet yang lain.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News