Ketua PSSI Keluarkan Ancaman, Erick Thohir Janji Bersihkan Mafia Bola Setahun Kedepan
Erick mengatakan akan melakukan bersih-bersih (memperbaiki kekurangan dalam tata kelola liga) karena ranking liga Indonesia masih jauh di bawah negara-negara lain.
PORTALMEDIA.ID - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Erick Thohir menegaskan komitmen PSSI untuk melakukan transformasi terhadap liga Indonesia menuju liga berkualitas terbaik di level Asia Tenggara dan Asia.
"Untuk (transformasi) liga, satu tahun ke depan, kami akan bongkar-bongkar, kami akan bersih-bersih," ujarnya, Kamis (6/6/2024).
Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya pembenahan kualitas kompetisi sepak bola liga Indonesia untuk meningkatkan ranking di tingkat Asia Tenggara maupun Asia.
Baca Juga : Sempat Tertunda, John Herdman Diperkenalkan PSSI Pagi Ini
Erick mengatakan akan melakukan bersih-bersih (memperbaiki kekurangan dalam tata kelola liga) karena ranking liga Indonesia masih jauh di bawah negara-negara lain.
Di level Asia, liga Indonesia masih berada di peringkat ke-28. Bahkan di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat enam, tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura.
"Ini yang kami mau benar-benar liga ini harus ditransformasi," ujarnya.
Baca Juga : Erick Thohir Akusisisi Seluruh Saham Oxford United
Erick mengatakan, PSSI bekerja keras mentransformasi tim nasional Indonesia dalam satu tahun terakhir dan berhasil dilakukan, meskipun belum maksimal.
Tetapi untuk liga, ia melanjutkan, akan ada pembenahan besar-besaran dalam satu tahun ke depan dengan mengedepankan prinsip persatuan antara PSSI dengan para pengelola klub untuk menjadi yang terbaik.
"Sepak bola kita yang sudah luar biasa begini masa level liga kita di Asia Tenggara ranking enam di bawah Filipina, keterlaluan, liga (level) Asia kita rangking 28, keterlaluan," ujarnya.
Baca Juga : PSSI Sudah Kantongi 5 Calon Pelatih Timnas Indonesia
Erick menambahkan, kondisi ranking liga Indonesia yang masih rendah tidak berarti harus ada pihak yang disalahkan dan saling menyalahkan, namun menuntut PSSI dan semua pihak terkait untuk melakukan transformasi demi kemajuan sepak bola di tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News