Tokoh Asal Selayar, Pernah Jabat Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia

ist

Dia berharap Tanri Abeng bisa menjadi sosok yang menginspirasi generasi muda Indonesia ke depannya.

PORTALMEDIA.ID - Eks Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng meninggal dunia. Hal itu diketahui dari cuitan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dan Biofarma.

“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun, segenap keluarga besar Bio Farma Group berdukacita atas berpulangnya Bapak Tanri Abeng, Komisaris Utama Bio Farma,” cuitan di akun X Biofarma, Minggu (23/6/2024).

Said Didu mengungkapkan Tanri Abeng meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Medistra Jakarta.

Baca Juga : Arah Pembangunan Jangka Panjang Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru

“Innalillahi Wainnailaihi Rooji’un. Turut berduka cita atas wafatnya Dr. H. Tanri Abeng, MBA (Menteri BUMN pertam), 23 Juni 2024 jam 02.36 WIB, di RS Medistra Jakarta di Usia 82 tahun,” cuit Said Didu. “Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yg ditinggal diberikan ketabahan,” tuturnya.

Sementara itu, anak pertama mantan Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tanri Abeng, Emil Abeng mengungkapkan pesan ayahnya kepada anak dan cucu.

Salah satunya adalah untuk hidup secukupnya. Kemudian, banyak berteman, tidak usah mencari musuh, dan membantu banyak orang.

Baca Juga : Disambangi IAS, Tanri Abeng Berbagi Tips Tetap Bugar di Usia 80 Tahun

"Lalu, apa pun yang dilempar ke kami itu adalah cobaan, dan cobaan itu tantangan untuk mencari solusi yang baru," kata Emil di rumah duka, Jalan Simprug Golf 13 Nomor 19, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (23/6/2024).

Dia berharap Tanri Abeng bisa menjadi sosok yang menginspirasi generasi muda Indonesia ke depannya. Dia mengatakan, sang ayah akan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga, Tanri Abeng University, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan setelah zuhur hari ini.

"Pak Tanri ditawarkan untuk ditempatkan di Taman Makam Pahlawan, tapi beliau merasa pahlawan itu bisa di mana saja. Kebetulan kita ada makam keluarga di Tanri Abeng University, istri almarhum, ibu saya di sana jadi akan dimakamkan di sana pada bakda zuhur," ujar Emil.

Dia mengatakan, selama hidup, ayahnya itu selalu merupakan orang yang sangat bersyukur. Pasalnya, almarhum memiliki cita-cita menjadi seorang buruh, tapi bisa mencapai suatu posisi yang tak pernah terpikirkan oleh siapa pun di negara ini.

"Terima kasih pada masyarakat telah diberikan kesempatan untuk bapak kami almarhum Tanri Abeng. Saya yakin dan saya sering dengar, beliau ingin banyak generasi muda untuk meneruskan cita-citanya dia. Dia menunjukkan seorang dari kepulauan kecil atau Selayar yang bahasa Indonesia 50-60 tahun yang lalu belum bagus, bisa menjadi pemain global," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru