Penjabat Gubernur Prof Zudan Harap Dukungan dari Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan
Permahi Makassar membantu mensosialisasikan terkait kesuksesan Pilkada 2024 yang juga merupakan bagian dari harapan pemerintah.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menerima audiensi dan berdialog dengan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Makassar, di Kompleks Masjid Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (11/7/2024).
Ketua Umum DPC Permahi Makassar, Ridwan, mengapresiasi pertemuan ini. Pengurus menyampaikan peranan organisasi dan program kerja strategis.
"Ada beberapa program yang telah kami laksanakan dan itu kami sampaikan kepada beliau," kata Ridwan, usai audiensi.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
Permahi Makassar membantu mensosialisasikan terkait kesuksesan Pilkada 2024 yang juga merupakan bagian dari harapan pemerintah.
"Kami berpartisipasi untuk mensukseskan program strategis yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel," sebutnya.
Selain itu, pengurus juga menyampaikan terkait Kongres Permahi yang akan dilaksanakan Bulan September 2024 di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang membutuhkan dukungan pemerintah provinsi.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
Atas pertemuan ini, Penjabat Gubernur Prof Zudan berterima kasih kepada Permahi. Dia juga berharap Permahi Makassar akan tetap berkontribusi untuk pembangunan Sulawesi Selatan.
"Harapannya dapat bersama untuk membangun Sulsel untuk menjadi rumah kita semua," kata Prof Zudan.
Bahwa Sulawesi Selatan adalah daerah yang maju, yang dihuni dengan berbagai sukunya serta pendatang. Semuanya harus kita muliakan. Hal itu harus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan.
Baca Juga : Pemkab Pinrang Terima Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Angin Kencang di Larinsang
"Saya sangat berharap sebagai pengelola pemerintahan membutuhkan dukungan. Terima kasih atas berbagai masukan yang diberikan," kata Prof. Zudan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News