Makassar Jadi Tulang Punggung Menyedia Stok Darah di Indonesia Timur

Penulis : wiwi amaluddin
Wakil Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, Khudri Arsyad(PORTAL MEDIA/ AL FATH)

Kota Makassar merupakan daerah rujukan bagi pasien yang ada di luar daerah bahkan se-Indonesia Timur.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wakil Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, Khudri Arsyad menyebut Makassar sebagai tulang punggung penyedia stok darah di Indonesia Timur.

Khudri mengatakan setiap harinya minimal dibutuhkan 150 kantong darah di Kota Makassar."Di Makassar ya, di PMI Kota Makassar itu minimal 150 kantong harus stand by setiap hari," terangnya dalam acara donor darah di Informa Pettarani, Sabtu (20/8/2022).

Tambahnya, hal ini dikarenakan Kota Makassar merupakan daerah rujukan bagi pasien yang ada di luar daerah bahkan se-Indonesia Timur.

Baca Juga : Peringatan HUT ke-80, PMI Makassar Serahkan Cinderamata ke Pendonor

"Terkadang donor di sini pemakaiannya di Timika karena kami di UTP yang di Kota Makassar itu adalah koordinator regional 5 untuk Indonesia timur jadi Rumah Sakit yang membutuhkan darah itu biasanya minta di Kota Makassar," jelasnya.

Lebih lanjut, Khudri menerangkan penyebab lain mengapa daerah luar meminta stok kantong darah di Kota Daeng karena UTD yang telah berstandarisasi dan bersertifikat BPOM di Indonesia hanya 19 dari 223 UTD PMI, salah satunya adalah Makassar.

"Dari 223 utd PMI itu baru sekitar 19 yang punya sertifikat termasuk Makassar (yang) satu-satunya di Indonesia Timur," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru