OLIMPIADE PARIS: BULUTANGKIS

Debut Manis Fajar/Rian dan Rinov/Pitha

IST

Fajar/Rian baru kali ini tampil di Olimpiade. Di Tokyo 2020, mereka gagal lolos meski menempati peringkat tujuh besar dunia karena ganda putra Indonesia yang terlalu kuat.

PORTALMEDIA.ID, PARIS -- Hari pertama tim bulu tangkis di Olimpiade Paris 2024 hampir sempurna. Debut pesta olahraga sedunia juga berjalan dengan mulus walau tidak semuanya.

Sebanyak tiga wakil Indonesia meraih kemenangan saat kompetisi bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 mulai digulirkan pada Sabtu (27/7/2024) di Porte de La Chapelle Arena, Paris, Prancis.

Wakil pertama yang mencetak kemenangan adalah ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang tergabung di Grup C. Fajar/Rian berhasil mengatasi perlawanan Mark Lamsfuss/Marvin Seidel (Jerman) dalam dua gim langsung dengan skor.

Baca Juga : Tim Beregu Bulutangkis Sulsel Terhenti di 8 Besar

"Alhamdulillah bisa bermain di Olimpiade, bisa sampai di titik ini tapi perjalanan masih panjang," kata Fajar setelah pertandingan dalam siaran pers dari PBSI.

Fajar/Rian baru kali ini tampil di Olimpiade. Di Tokyo 2020, mereka gagal lolos meski menempati peringkat tujuh besar dunia karena ganda putra Indonesia yang terlalu kuat.

"Kami sempat merasa gugup ketika pertama kali masuk lapangan tapi mencoba adaptasi dengan suasananya. Bersyukur bisa memenangkan pertandingan," kat FAjar.

Baca Juga : Tanding Perdana di PON XXI, Tim Bulutangkis Sulsel Sikat NTB 5-0 Tanpa Balas

Ambisi FajRi tentu setinggi-tingginya. Namun, mereka tak mau terbebani dengannya. "Memang yang diinginkan menjadi yang terbaik tapi kami satu langkah demi satu langkah melewati pertandingan demi pertandingan," imbuh Fajar.

Debut manis juga dialami ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Rinov/Pitha mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Won-ho/Jeong Na-eun. Secara ranking, RiPith memang kalah tapi mereka lebih baik dalam rekor pertemuan.

"Kami sangat bersyukur bisa memenangkan pertandingan pertama di Olimpiade Paris 2024," ucap Pitha yang sempat mendapatkan perawatan jelang rubber game.

Baca Juga : Gelar Audisi Umum Kategori Usia, PB Djarum Fokus Bangkitkan Kejayaan Bulutangkis Indonesia

"Sangat senang bisa kembali menang dari pasangan Korea yang kami tahu, tidak pernah mudah melawan mereka. Dari dua kemenangan sebelumnya ke pertandingan hari ini, tidak ada perubahan signifikan dari strategi yang kami terapkan," katanya.

"Tapi dari sini kami belajar untuk lebih fokus dan ada beberapa strategi yang mesti ditingkatkan," sambungnya.

Sayangnya, hasil serupa tidak dapat dialami Siti Fadia Silva Ramadhanti. Tampil bareng Apriyani Rahayu yang notabene wanita emas di Tokyo 2020, Fadia tidak dapat memaksimalkan kesempatan saat menantang Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (Jepang).

Baca Juga : Perjalanan Anthony Ginting Berakhir

"Pertandingan yang bagus hari ini terutama di gim pertama yang berjalan ketat. Hanya sayang kami tidak bisa menuntaskannya dengan keunggulan," sesal Apriyani.(*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru