Pengurus DPP Golkar Pastikan Bahlil Penuhi Syarat Jabat Ketua Umum

ist

Ace juga merinci syarat menjadi ketua umum Golkar harus tercatat selama lima tahun menjadi pengurus, baik di tingkat pengurus DPP maupun pengurus di tingkat provinsi.

PORTALMEDIA.ID - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily memastikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memenuhi syarat untuk mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Golkar 2024-2029 lantaran sempat menjadi pengurus Golkar di Papua.

"Saya yakin beliau memenuhi secara baik dari segi persyaratan, pengalaman beliau sebagai pengurus DPD Provinsi Papua," kata Ace di Kantor DPP Golkar, Minggu (18/8/2024)

Ace menjelaskan sudah ada 37 pengurus Golkar DPD tingkat I atau tingkat provinsi telah mendukung Bahlil untuk maju menjadi Ketum Golkar. Bahkan, Ace mengaku DPD Golkar Jawa Barat, tempatnya menjabat sebagai ketua, telah menyatakan mendukung Bahlil.

Baca Juga : Sentil Senior Golkar saat Rapimnas, Bahlil: Jangan Terlalu Lama Merasa Jadi Ketua Umum

Ia pun mengaku sudah berdiskusi secara langsung dengan Bahlil terkait gagasannya mengenai Golkar lima tahun ke depan.

"Sejauh yang saya tahu sudah lebih dari 37 provinsi ya yang sudah menyuarakan dukungannya kepada Pak Bahlil mudah-mudahan bisa 38," ujarnya.

Ace juga merinci syarat menjadi ketua umum Golkar harus tercatat selama lima tahun menjadi pengurus, baik di tingkat pengurus DPP maupun pengurus di tingkat provinsi.

Baca Juga : Usul Pilkada Kembali Lewat DPRD, Bahlil: Biar Tak Pusing-Pusing

Kemudian, para calon ketum harus menyertakan dukungan 30 persen suara dari total pengurus daerah Golkar tingkat DPD I dan DPD II.

"Itu artinya hampir sebanyak 160 dukungan dari DPD kabupaten kota dan provinsi yang memberikan persyaratan dukungan untuk calon ketua umum," kata dia.

Bursa calon ketua umum baru Partai Golkar saat ini menguat seiring mundurnya Airlangga Hartarto. Golkar sementara telah menunjuk Plt Ketum yakni Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK).

Baca Juga : Pasokan LPG Subsidi Dijaga, Pemerintah Setujui Penambahan Kuota Tahun 2025

Namun, ketua umum definitif akan dipilih di Munas Golkar pada 20 Agustus mendatang. Selain Bahlil, nama yang menguat ada Bambang Soesatyo hingga AGK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru