PLN Terangi 25 Desa di Sulsel, 494 Keluarga Nikmati Listrik 24 Jam

ist

494 keluarga di daerah terpencil, seperti Desa Ilan Batu Uru, Kabupaten Luwu, kini dapat merasakan manfaat listrik untuk meningkatkan kesejahteraan.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan akses listrik 24 jam di 25 desa Sulawesi Selatan, yang dirayakan dalam momentum Hari Pelanggan Nasional 2024.

494 keluarga di daerah terpencil, seperti Desa Ilan Batu Uru, Kabupaten Luwu, kini dapat merasakan manfaat listrik untuk meningkatkan kesejahteraan.

Upaya bersama PLN dan pemerintah daerah ini membuktikan bahwa listrik bukan hanya energi, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Tokoh adat Desa Ilan Batu Uru, Suleman, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN. "Kami, masyarakat Desa Ilan Batu Uru, sangat bersyukur karena dapat menikmati salah satu program dari pemerintah, yaitu listrik PLN. Kami menyadari untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah. Semua ini dapat terwujud berkat kepedulian dan kegigihan dari PLN," kata Suleman.

Ia optimis, hadirnya listrik PLN dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang pertanian. "Berkat hadirnya listrik, kami berencana akan menggunakan teknologi untuk memudahkan kegiatan yang kami lakukan sehari-hari agar desa kami semakin maju," ungkap Suleman.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menjelaskan perjuangan tim PLN dalam melistriki 25 desa tersebut, khususnya Desa Ilan Batu Uru, sungguh tidaklah mudah.

Ia menambahkan, akses menuju ke lokasi desa masih terkendala infrastruktur yang belum memadai. "Jalanan masih berbatu dan kerap terjadi longsor. Selain itu, lokasi desa berada pada daerah dataran tinggi sehingga cukup sulit untuk dijangkau. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang langkah dari tim PLN untuk melistriki sampai penjuru negeri," tegas Budiono.

Berbagai tantangan dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk kawasan 3T di Sulsel, kata Budiono, tidak menyurutkan semangat pihak PLN untuk menghadirkan listrik di Hari Pelanggan Nasional.

"Cuaca ekstrem pun kami lalui, dan semua itu dilakukan untuk melistriki saudara-saudara kita yang berada di dusun terpencil Sulawesi Selatan," kata Budiono.

Budiono memastikan PLN terus mendorong pemerataan akses listrik sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

“Listrik saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Kami berkomitmen akan terus mengakselerasi pemerataan listrik sampai wilayah 3T sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan, dan anak-anak bisa belajar di malam hari,” ujar Budiono.

Budiono merinci pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan, antara lain Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 64,48 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 64,83 kms, dan 24 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 1.250 kilo Volt Ampere (KVA).

Lebih lanjut, Budiono mengapresiasi pemerintah setempat dan masyarakat yang turut membantu petugas PLN dalam proses mobilisasi material. Ia optimistis hadirnya listrik 24 jam dari PLN dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Selain penyalaan listrik, PLN melalui Yayasan Baitul Maal juga menghadirkan bantuan sembako dan sambungan listrik gratis kepada pelanggan.

“Hingga Juli 2024, Rasio Elektrifikasi telah mencapai 99,99% di Sulawesi Selatan. Dengan ini kami berharap listrik ini akan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat membuka peluang baru untuk mengembangkan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berikan Komentar
Berita Terbaru