Pertamina dan Pemda Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Makassar, Gowa, dan Takalar
Selain mengecek harga, tim gabungan ini juga memeriksa kondisi fisik tabung dan kelengkapan administrasi.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Pertamina Patra Niaga Sulawesi bersama pemerintah daerah menggelar sidak ke sejumlah pangkalan LPG 3 kg di wilayah Makassar, Gowa, dan Takalar pada Jumat (6/09).
Selain mengecek harga, tim gabungan ini juga memeriksa kondisi fisik tabung dan kelengkapan administrasi.
"Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan harga LPG 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan," tegas Erwin Dwiyanto, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi.
Hasil sidak menunjukkan bahwa secara umum kondisi stok LPG 3 kg di wilayah tersebut mencukupi.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Harga Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar menyatakan, "Kami lakukan pengecekan di beberapa pangkalan dan juga ke petani langsung, kondisi nya mencukupi."
Pada hari yang sama, di wilayah lain yaitu Sulawesi Tenggara, Pertamina bersama Pemda juga turut melakukan sidak ke sejumlah pangkalan yang ada di Kabupaten Bombana.
“Sejauh ini harga dipangkalan sekitar kabupaten Bombana terpantau aman, ketersediaan di masyarakat juga aman,” ujar Muhammad Faruq, Sales Area Manager Retail Sultra.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan dan harga yang sesuai.
“Monitoring ataupun sidak ke pangkalan LPG 3 Kg ini dilakukan secara rutin untuk menjaga ketersediaan di pangkalan serta harga jual yang sesuai," katanya.
Fahrougi melanjutkan, "jika ditemukan pelanggaran maka pangkalan melalui agen akan diberikan sanksi tegas, dapat berupa sanksi administratif berupa peringatan, penangguhan pengiriman LPG 3 Kg ataupun pemutusan hubungan usaha."
Lebih jauh Fahrougi menambahkan, partisipasi masyarakat dalam mengawasi distribusi LPG 3 KG sangat dibutuhkan. “Kami menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan hal yang tidak wajar dalam pendistribusian LPG subsidi ini, bisa langsung dilaporkan ke 135,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News