PLN Peduli Kembangkan Pariwisata Desa Sani-Sani
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata bawah laut Desa Sani-Sani dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi desa wisata di Indonesia.
Salah satu contohnya adalah Desa Sani-Sani, Kabupaten Kolaka, yang baru-baru ini menerima bantuan alat diving dari PLN Peduli, melalui program Desa Berdaya Study Beach Eduwisata Dive.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata bawah laut Desa Sani-Sani dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Sani-Sani, Alias Mujur, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan PLN. "Dengan adanya alat diving ini, kami optimis dapat mengembangkan wisata bahari desa kami dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan apresiasi kepada PLN. Asisten II Kabupaten Kolaka, Ir. H. Abbas, mengatakan bahwa Program Desa Berdaya ini memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar.
“Kolaborasi PLN dengan Pemerintah sudah sangat kuat. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas seluruh bantuan yang diberikan oleh PLN. Bukan hanya memberikan cahaya listrik kepada masyarakat desa, tetapi juga memberikan cahaya harapan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Abbas.
Ia juga berharap program bantuan kepada masyarakat dan UMKM yang membutuhkan seperti ini terus berlanjut.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, mengatakan bahwa kehadiran program PLN Peduli ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan bagi sektor pariwisata.
"Sebagai BUMN, PLN tentu saja memiliki tanggung jawab untuk turut serta mengembangkan dan membangun masyarakat yang ada di wilayah kerja kami. PLN melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Budiono.
Selain menyerahkan bantuan peralatan diving, dilakukan juga pemberian bantuan berupa 20 paket perlengkapan sekolah seperti alat tulis, tas, dan seragam sekolah dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sulselrabar untuk anak-anak yang kurang mampu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News