Nurdin Abdullah Tolak Jadi Ketua Tim Pemenangan Danny-Azhar
Danny mengaku meski Nurdin tak jabat ketua tim, namun eks Bupati Bantaeng dua periode itu akan berada di belakang layar memenangkan DIA.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Nama eks Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah belakangan ini menguat bakal menjabat sebagai ketua tim pemenangan bakal calon gubernur dan wakil gubernu Sulsel Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA).
Danny sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto mengaku telah bertemu dengan Nurdin selama 2 jam lamanya, membahas hal tersebut.
Permintaan agar Nurdin diminta jadi ketua tim pemenangan DIA berasal dari relawan Prof Andalan saat Pilgub Sulsel 2018 lalu yang menyatakan dukungannya ke Danny-Azhar.
Baca Juga : Menang Telak di Toraja, Danny: Perjuangan Ini Akan Saya Kenang Selamanya
"Saya pernah bertemu (Nurdin Abdullah) satu pesawat selama 2 jam dan kita berbicara, menyatukan pikiran dan ternyata pikiran kami sama, bahwa rakyat ini harus dipersatukan untuk berjuang ke depan, kala tidak berjuang maka oligarki akan masuk. Kalau oligarki masuk maka ini sama dengan penjajahan," ungkap Danny kepada wartawan di Makassar, Rabu (18/9/2024).
Wali Kota Makassar 2 periode itu mengaku telah menyampaikan keinginan banyak relawan Prof Andalan ke Nurdin untuk menjadi ketua tim DIA.
"Beliau mohon maaf, konsentrasi untuk anaknya (Pilkada Bantaeng) tapi bukan berarti tidak mau sama kita, dia juga akan langsung bergerak ke bawah (memenangkan DIA)," tutur Danny.
Baca Juga : Jelang Sidang Perdana di MK, DIA Ajak Masyarakat Doakan Proses Hukum Berjalan Lancar
Danny mengaku meski Nurdin tak jabat ketua tim, namun eks Bupati Bantaeng dua periode itu akan berada di belakang layar memenangkan DIA.
Saya pikir, sebenarnya beliau justru sibuk menjadi penasehat kita di belakang layar," katanya.
Sekadar diketahui, Nurdin Abdullah pada Pilgub Sulsel 2018 maju berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman dan terpilih.
Baca Juga : Danny Pomanto Tegaskan Gugatan ke MK Demi Lindungi Integritas Demokrasi
Hanya saja, belum sempat menyelesaikan kepemimpinannya Nurdin tersangkut persoalan hukum, Sudirman pun melanjutkan kepemimpinannya hingga tahun 2023.
Pilgub Sulsel tahun 2024, Sudirman maju Pilgub memilih Fatmawati Rusdi sebagai wakilnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News